Arsip Bulanan: Juli 2009
MAHESA JENAR (MP3 Ketoprak Mataram)
Cerita Silat yang berlatar belakang sejarah Demak yang ditulis oleh SH Mintarja ini pernah benar-benar populer di era 70an. Hampir setiap orang dimasa itu mengena
l tokoh ini melalui berbagai versi mulai film, komik, sandiwara radio (dan) ketoprak.
Kendati merupakan rekaan, tetapi karena setting yang digunakan merupakan setting “sejarah” maka cerita ini nyaris melegenda. Novelnyapun menjadi bacaan wajib bersanding dengan Api Di Bukit Menoreh. Jika Asmaraman S (Kho Ping Ho) dikenal sebagi penulis cerita silat dengan setting “cina”, maka SH Mintarja banyak melahirkan p
endekar yang berlatar belakang Jawa, kandati dalam alur cerita sering pula menampilkan tokoh lain yang bukan jawa.
Sebenarnya saya bermaksud memposting cerita dan file audio ketoprak MP3 ini setelah membaca ulang ceritanya, tetapi mengingat kaset magnetik yang saya terima tidak urut, dan dalam sampulnyapun tak diberikan informasi tentang urutan ceritanya, maka niat itu saya urungkan. Saya merasa le
bih perlu mengconvert kaset ke MP3, lalu mengupload untuk anda para penggemar ketoprak.
Guna melengkapi memori anda tentang Mahesa Jenar, berikut ini kami sertakan pula Novel Mahesa jenar karya SH Mintarja dalam format CHM yang saya peroleh dari http://www.mahesajenar.com/about.html. Sebagai tambahan, jika anda kesulitan membuka file CHM karena sistem anda Windows Vista, maka anda tinggal klik kanan file tsb, pilih properties, klik unblock, apply lalu OK dan nikamati noveln
ya. Dalam kesempatan ini, perlu kami ucapkan terima kasih kepada Mas Aryo Sanjaya pemilik Blog http://www.mahesajenar.com/about.html, (Terima Kasih File CHM Mahesa Jenarnya). Sedangkan untuk melihat sosok Mahesa Jenar yang legendaris itu, anda dapat membaca di Wikipedia.
Nah, guna memancing memori anda pada kejayaan radio dan teater tradisional ketoprak, berikut ini kami persembahkan Ketoprak Mataram Kodam IV Diponegoro dalam Cerita Mahesa Jenar (Nagasasra Sabuk Inten) dalam format MP3.
Jangankansaya, penjual kasetnyapun tidak tahu berapa banyak kaset yang ada dalam serial Mahesa Jenar tapi konon mencapai 40an. Oleh karena itu rasanya hampir tidak mungkin saya memburu sekian banyak kaset yang sudah pu
nah puluhan tahun terakhir dan mengurutkannya dari awal.
Saya akan upload tiap episode yang saya dapatkan, lalu sil
ahkan anda mengurutkannnya sendiri sembari mebaca Novelnya sebagai referensi. Judul lain akan saya upload segera setelah saya mendapatkannya. Selamat menikmati.
DOWNLOAD MP3 KETOPRAK MATARAM SERI MAHESA JENAR
- Novel Mahesa Jenar Karya SH Mintarja (CHM)
- Geger Pangrantunan.
- Simarodra Tanding
- Wirasaba Liwung
- Geger Banyubiru
- Uling Kuning mBarang Amuk
- Watu Gunung Lena
- Mahesa Jenar Tanding
- Samparan Nebus Dosa
- Wewadi Ing Gunung Ijo
Anom Suroto, Joko Pengalasan (Bambang Senggotho)
Lakon : Joko Pengalasan
Dalang : Ki H Anom Suroto
Format : MP3
Masih ingat cerita Abimanyu Lahir yang saya upload beberapa waktu lalu? Saya katakan bahwa cerita Abimanyu lahir tersebut merupakan salah satu versi dari lakon dengan setting yang sama yang pernah dibawakan oleh Ki H Anom Suroto.
Nah, sekarang saya sempat mengupload lakon Jaka Pengalasan. Inilah versi lain dari kelahiran Abimanyu yang saya ceritakan itu. Tentunya kita tidak pada kapasitas untuk menilai mana yang benar dari cerita ini. Yang pasti kelahiran Abimanyu yang punya banyak versi ini semakin “menguatkan” karakter Abimanyu. Cerita ini seakan menjadi cerita “sejarah”. Silahkan untuk untuk ngotak-atik dari banyak acuan yang bisa anda dapatkan untuk memberi keyakinan (paling tidak untuk anda sendiri) mana yang benar dari versi kelahiran Abimanyu. Karena pada hakekatnya semua bisa salah, semua bisa benar.
Diawali dengan adegan di Keraton Dwarawati yang menceritakan keinginan Prabu Baladewa yang mengajak Prabu Kresna untuk bersama-sama menjenguk kelahiran anak Wara Subadra. Berita ini seharusnya menjadi berita yang menggembirakan bagi kedua raja ini jika dalam suratnya Arjuna tidak menceritakan bahwa bayi laki-laki yang dilahirkan Wara Subadra berwujud Raksasa.
Sementara itu di Kraton Negara Goa Siluman, Prabu Kala Mardewa dan adik perempuannya Kala Mardewi sudah lebih dari 1 tahun meninggalkan kerajaan tanpa diketahui keberadaannya. Patih Kala Margangsa yang berkewajiban menunggu kerajaan merasa curiga karena ketika meninggalkan kerajaan Kala Mardewi sudah dalam keadaan mengandung, kendati taidak diceritakan. Atas dasar kecurigaan itulah Patih Kalamardewa dan para raksasa yang lain berniat mencari keberadaan Raja Mereka.
Bagaimana kelanjutan cerita ini dan apa hubungan antara Arjuna, Kalamardewa, Kalamardewi?
………Berikut ini saya siapkan file lakon Wayang Kulit dalam format MP3dengan Cerita Joko Pengalasan bersama Dalang Ki H. Anom Suroto
- Anom Suroto, Joko Pengalasan (Bambang Senggotho)_01
- Anom Suroto, Joko Pengalasan (Bambang Senggotho)_02
- Anom Suroto, Joko Pengalasan (Bambang Senggotho)_03
- Anom Suroto, Joko Pengalasan (Bambang Senggotho)_04
- Anom Suroto, Joko Pengalasan (Bambang Senggotho)_05
- Anom Suroto, Joko Pengalasan (Bambang Senggotho)_06
- Anom Suroto, Joko Pengalasan (Bambang Senggotho)_07
- Anom Suroto, Joko Pengalasan (Bambang Senggotho)_08
- Anom Suroto, Joko Pengalasan (Bambang Senggotho)_09
- Anom Suroto, Joko Pengalasan (Bambang Senggotho)_10
- Anom Suroto, Joko Pengalasan (Bambang Senggotho)_11
(Terima kasih anda telah mampir di blog ini. Jika sudah berhasil download file kami, mohon tinggalkan komentar untuk perbaikan selanjutnya)
Kresna Boyong (Video), Muh Pamungkas Bayu Aji
- Lakon : Kresna Boyong
- Dalang : Muh Pamungkas Bayu Aji
- Format : Video
Beberapa waktu yang lalu saya telah mengunggah Lakon Wayang Kulit Kresna Boyong dengan Dalang Ki Muh Pamungkas Bayu Aji dalam format MP3. Beberapa rekan mengirimkan email dan add di blog ini agar versi video dalam lakon tersebut dapat diupload juga.
Jika dalam lakon Bima Maneges yang saya upload beberapa waktu lalu, saya tidak merubah kualitas video maka dengan pertimbangan bandwith dan waktu upload, maka dalam Kresna Boyong kali ini file yang semestinya berekstensi DAT saya convert ke FLV dengan harapan file bisa lebih memperkecil kapasitas file, sehingga dapat segera selesai di unggah dan tanpa perlu menambah space di 4 shared, tentunya dengan sedikit mengorbankan kualitas gambar.
Sebagai tambahan, Kresna Boyong 1 telah kami upload beberapa hari lalu, akan tetapi karena format DAT yag sedemikian besar (Jika saya pecah memaka Gsplit dengan besar pecahan 30 MB, bisa mencapai 60 file) maka saya putuskan untuk convert ke FLV. Bagi yang sudah download Kresna Boyong1, untuk mengulangi lagi dari awal.
Cerita yang cukup menarik ini dilatar belakangi oleh keadaan negara Astina yang semakin tidak menentu karena kurangnya tokoh sakti yang bisa dijadikan pertimbangan. Pada saat pasewakan datang menghadap Ki Lurah Semar yang tentunya sangat mengejutkan Prabu Duryudana.
Kedatangan Semar ini disebabkan rasa kecewa kepada Pandawa yang makin tidak memperhatikan nasib wong cilik dan sudah jauh menyimpang dari prinsip-prinsip hidup ksatria. Pendek kata –menurut Semar- Pendawa sudah sangat jauh dari nilai-nilai ideal sebagaimana yang selama ini digariskan. Kekecewaan itu memaksa Semar untuk lebih baik meninggalkan pendawa dan bertekad untuk menjadi pamong Kurawa. Kecuali Pandita Durna yang merasa curiga, tentu saja kehadiran Semar ini sungguh memberika harapan baru bagi Kurawa dalam menghadapi Perang Baratayuda.
Sebagaimana kecurigaan Durna, bagaimana mungkin, Semar, yang sudah turun-temurun menjadi pamong para ksatria sejak Bambang Sekutrem, Sakri, Kamunayasa, Palasara, Abiyasa, Pandu sampai Pendawa senatiasa setia, tiba-tiba saja berubah?
Nah, kendati dengan kualitas gambar yang tidak terlalu baik, saya ingin berbagi kepada anda untuk menikmati antawecana dan sabetan dalang masa depan, Ki Muh Pamungkas Bayu Aji dalam file yang kami simpan disini……….
- Pamungkas Bayu Aji, Kresna Boyong (Video) 1
- Pamungkas Bayu Aji, Kresna Boyong (Video) 2
- Pamungkas Bayu Aji, Kresna Boyong (Video) 3
- Pamungkas Bayu Aji, Kresna Boyong (Video) 4
- Pamungkas Bayu Aji, Kresna Boyong (Video) 5
- Pamungkas Bayu Aji, Kresna Boyong (Video) 6
Cak Kartolo
Saya bukan orang Jawa Timur, lebih-lebih Surabaya. Saya juga bukan pemerhati seni, lebih lebih seni teater tradisional, khusunya ludruk. Saya bukan pula pengamat, bukan pula kolektor. Saya hanyalah satu dari berjuta orang yang masih bisa menikmati kesenian ludruk. Sepanjang hidup saya tak lebih dari 10 kali saya nomoton pertunjukan ludruk tetapi masa kecil saya ketika Kak Rumadi masih nyiar di RRI Surabaya atau mungkin dimana itu yanG ada kata WONOTOLO, saya sering mendengarkan acara ludruk.
Biasanya, setelah Pak Besut di RRI Nusantara II Yogyakarta canel lalu dipindah ke acara (entah) mungkin Ki Sambang Dalan (?), kemudian Ludruk. Dimalam yang lain ketoprak lalu Sandiwara Bahasa Jawa di RRI Semarang (yang ada Dokter Suwondo BS), RRI Surakarta (yang Karya Siti Aminah Subanto). Terus hidangan penutup Ki Narto Sabdo sampe byar.
Entah karena apa, sejak dekade 80an acara-acara semacam itu berangsur berkurang setelah kita dibanjiri acara Sandiwara Radio Mak Lampir, Brama Kumbara dan sebagainya. Lalu bersamaaan dengan semakin banyaknya stasiun TV swasta yang mengudara, secara perlahan dan pasti menggeser acara radio favorit yang biasanya sanggup menjadikan malam terasa sangat panjang dan penuh warna.
Sekarang, di era teknologi informasi tiba-tiba saja acara yang selama ini jarang bisa dinikmati ….mak jedul!!! muncul seperti mimpi. Kaendati tidak nyata, kita bisa menikmatinya kembali. Ternyata banyak orang yang masih peduli. Ternyata apa yang saya rasakan, dirasakan juga oleh jutaan orang lainnya. Maka ketika telah berhasil bisa menikmati Dagelan, Kethoprak, Wayang Kulit maka Ludruk bisa kita nikmati pula.
Dari sekian banyak seniman ludruk dan dari berbagai sumber yang ada Nama Cak Kartolo adalah keywords yang sering dipakai untuk menghubungkan dengan kidungan dan jula-juli surabayan yang begitu khas dan memikat.
Saya tak begitu tahu banyak tentang Cak Kartolo, tapi dari banyak situs bisa menggali lebih banyak sosok hebat yang menjadi icon ludruk di tanah air.
Berikut ini adalah beberapa judul Luruk Cak Kartolo yang berhasil saya dapatkan dari berbagai sumber. Karena keterbatasan bandwidh saya upload file tersebut secara berkala. Mohon maaf.
- Kartolo, Ambu
- Kartolo, Ayam Batu Rante
- Kartolo, Balung Badak
- Kartolo, Bandul Gurem
- Kartolo, Basman Poseng
- Kartolo, Besut 81
- Kartolo, Blontang Ngedukno Lemah
- Kartolo, Branjang Kabel
- Kartolo, Dadung Kepuntir
- Kartolo, Dalang Gersang
- Kartolo, Juragan Roti Sepet
- Kartolo, Kartolo Nyetrip
- Kartolo, Kebo Kumpul Kancane
- Kartolo, Kidung Jenaka
- Kartolo, Kriwikan Dadi Grojogan
- Kartolo, Kucing Gering
- Kartolo, Makelar Losmen
- Kartolo, Manten Puret
- Kartolo, Marlena Bludrek
- Kartolo, Marlena Juragan Jambu
- Kartolo, Marlena Ketemu Jodoh
- Kartolo, Patih Kabur Kanginan
- Kartolo, Pemburu Cipret
- Kartolo, Ratune Iwak
- Kartolo, Sepor India
- Kartolo, Sopir Lori
- Kartolo, Tenguk-tenguk Nemu Getuk
- Kartolo, Tumpeng Maut
- Kartolo, Dukun Seret
- Kartolo, Bayi Mata Keranjang
- Kartolo, Gajah Abuh
- Kartolo, Gerbong Areng
- Kartolo, Lutung Mlebu Sarung
- Kartolo, Nenek Sihir
- Kartolo, Peking Wasiyat
(Terima kasih anda telah mampir di blog ini. Jika sudah berhasil download file kami, mohon tinggalkan komentar untuk perbaikan selanjutnya)
Menang Lotre
WS RENDRA SAKIT
Beberapa hari terakhir, banyak berita besar dinegeri ini. Mulai dengan Pemilihan Presiden dengan segala hiruk pikuknya, perang urat leher antara Tim Sukses Manohara melawan Raja Kelantan, Gempa Bumi dan Penyerangan oleh OPM di Papua, Kematian Michael Jackson dan berita-berita habat lainnya, terselip berita sakitnya WS Rendra.
Saya adalah satu dari banyak orang yang menyukai kepenyairannya merasa penasaran dengan apa yang terjadi atas Mas Willy. Tak banyak media yang secara khusus mengabarkan keadaannya maka saya berusaha nyuwun priksa eyang google dan dari detik news, mengabarkan seperti ini:
Penyair kondang yang terkenal dengan julukan Si Burung Merak, WS Rendra, menjalani perawatan di UGD RS Harapan Kita, Jakarta. Rendra dirawat untuk penyakitnya: jantung koroner.
“Dirawat di Harapan Kita sejak Senin,” kata putri Rendra, Clara Sinta, saat dihubungi detikcom, Rabu (1/7/2009) malam. Sebelumnya pria kelahiran Solo tahun 1935 itu sempat dirawat di RS Cinere sejak Kamis, 25 Juni. Namun karena kondisinya tidak membaik, Rendra lantas dirujuk ke RS Harapan Kita. Saat ditanya mengenai keadaan sang ayah, Clara hanya menjawab singkat. “Ya doakan saja,” ucapnya.
Beredar kabar kesehatan penyair WS Rendra yang dirawat di RS Jantung Harapan Kita memburuk. Rumor lewat SMS ini disanggah keluarga.
“Itu kabar tidak benar. Sejak masuk RS keadaan Mas Rendra saat ini semakin membaik,” ujar asisten naskah dan karya-karya Rendra, Edi Haryono, saat dikonfirmasi detikcom, Jakarta, Senin (13/7/2009) pukul 15.50 WIB.
Dia menuturkan, SMS tentang kabar memburuknya kondisi Si Burung Merak itu disebarkan oleh salah seorang sahabat Rendra.
“Tapi yang bersangkutan tidak tahu kondisi Mas Rendra yang sebenarnya, karena yang bersangkutan di Jawa Timur,” terang Edi. Atas hal tersebut sang sahabat telah meminta maaf kepada keluarga besar Rendra.
“Saya juga sudah memerintahkannya untuk klarifikasi kepada sahabat yang sudah di-SMS-nya, supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak benar,” tambah Edi.
Rendra dirawat di RS Jantung Harapan Kita sejak 30 Juni. Saat ini kondisi pendiri Bengkel Teater ini membaik karena mendapat layanan prima dari ahlinya.
“Dia di bawah pengawasan langsung Prof dr Otte (ahli jantung) dan dr Mirza (ahli ginjal) dan disiplin sangat ketat, sehingga semakin membaik,” terang Edi.
Semenjak Rendra sakit, keluarga, sahabat dan para pejabat menjenguk penyair kelahiran Solo, 7 November 1935 itu.
“Menteri juga sudah banyak yang menjenguk, seperti Menkominfo, Menkes, Menhut. Istrinya Gus Dur seperti Sinta Nuriyah, Jakob Oetama juga pernah datang,” kenang Edi.
Tim dokter Rumah Sakit Jantung Harapan Kita melakukan observasi dan evaluasi terhadap kesehatan penyair WS Rendra, yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di Blok B 18 Lantai 2 bagian cardiac vascular care unit.
Kondisi WS Rendra yang telah dirawat hampir dua minggu itu dalam keadaan yang kurang baik karena diduga menderita jantung koroner, namun pihak rumah sakit membantah hal tersebut karena saat ini masih dilakukan observasi dan evaluasi. (der)
Sambil berdoa atas kesembuhannya, barangkali diantara anda ingin mendengar bagaimana si Burung Merak ini membawakan karya karyanya. Kami persiapkan untk anda MP3 Puisi WS Rendra, disini
(Terima kasih anda telah mampir di blog ini. Jika sudah berhasil download file kami, mohon tinggalkan komentar untuk perbaikan selanjutnya)
SURYA GROUP
Kadang-kadang, lucu tak harus tertawa. Begitulah, konsep lawak pada masa lalu. Bagaimana Pak Basiyo “melucu” dengan berbicara wajar, mengalir apa adanya. Kemudian, Ranto Edy Gudel, Gepeng dan pelawak-pelawak “jadul” yang lain. Mereka seakan tak dituntut harus membuat tertawa. Mereka lucu dan menghibur cukup dengan tampil apa adanya. Tanpa bermaksud mengatakan bahwa konsep lawak s
ekarang sudah berubah, pada kenyataannya lawakan yang sering kita lihat sekarang terasa sangat dipaksakan. Mereka terbebani oleh rasa harus membuat orang tertawa. Sehingga kelucuan yang dibuat oleh Eko Patrio dan lain-lain terasa benar bedanya dengan S. Bagyo, Sol Saleh, Diran dan lain-lain seangkatannya.
Sebagai pelepas kangen, tanpa anda harus tertawa berikut ini kami persembahkan untuk anda MP3 Lawak Surya Group. Ya, Surya Group, dengan personil Heri Koko, Susi (Sunaryono), Sinyo (Prapto) dan Ayub Djalal.
Tidak banyak refernsi yang kami dapatkan dari personil grup ini, ta
pi Ayub Djalal saya temukan di Wikepedia.
Ayub Abdul Djalal atau lebih dikenal dengan nama Djalal (lahir di Mojokerto, Jawa Timur, 12 Februari 1946 – wafat: 1980) adalah seorang pelawak Indonesia yang terlaris di era tahun 1970-an. Mulanya bersama teman-temannya, ia mendirikan grup pelawak “Surya Grup” yang terdiri dari Herry Koko, Suprapto (Esther), dan Sunaryo (Susy).
Sebelum ke film Djalal pernah mengajar di SKKP Negeri Surabaya (1967-1976). Sejak tahun 1974 Djalal bersama kawan-kawannya membentuk grup lawak yang diberi nama Surya Grup. Tahun 1975 ia menerjunkan diri ke dunia film sebagai figuran. Karirnya di film semakin mengorbit setelah mendapat peran utam
a dalam “Inem Pelayan Sexy” yang dibikin dua seri sekaligus. Di luar film Djalal bersama grup lawaknya aktif mengadakan pertunjukan-pertunjukan ke daerah-daerah maupun di layar televisi. Di samping itu sejak tahun 1977 ia telah diangkat sebagai karyawan Kanwil Departemen P&K Surabaya. Jalal wafat tahun 1980 karena serangan jantung yang disebabkan karena kegemukan.
Namanya melambung lewat film komedi Inem Pelayan Sexy yang juga dimainkan oleh aktris Doris Callebaute, penyanyi senior Titiek Puspa , Aedy Moward dan pelawak Srimulat terkenal Karjo AC-DC. Film ini disambut luar biasa oleh
masyarakat seluruh Indonesia. Dengan kesuksesnya akhirnya sutradara Nya’ Abbas Akup melanjutkan serinya yaitu Inem Pelayan Sexy 2 dan Inem Pelayan Sexy 3.
Berikut ini adalah hasel convert pita kaset Surya Group untuk anda download.
Lagu Karya SBY
Terlepas dari keberhasilannya memenangkan Pemilihan Presiden 2009, SBY adalah sosok yang nyaris sempurna, ganteng, pinter, lembah manah, sabar dan romantis. Romantismenya diwujudkan dengan kemampuannya mengekspresikan rasa dalam nada. Tentunya kita tidak kapasitas untuk menilai baik buruknya sebuah karya seni, terutama lagu. Tetapi lagu yang diciptakan oleh orang nomor satu di negeri ini tentunya layak diapresiasi. Read the rest of this entry




