Ki Narto Sabdho, Banjaran Arjuna 2

  • Wayang Kulit : Sumbangan Mas Suhandoko (Denpasar)
  • Lakon               : Banjaran Arjuna 2
  • Dalang              : Ki Narto Sabdho
  • File                     : MP3, 32kbps /44100 Khz/ 16 file a 16 mb

Raden ArjunaSuhandoko (Denpasar)Beberapa waktu yang lalu, Mas Suhandoko (Denpasar) menginformasikan pada saya bahwa beliau telah mengirimkan 3 keping CD yang terdiri dari 1 Lakon Wayang, 1 Cerita Lawak Jadul Warkop, dan beberapa judul ludruk  Kartolo CS yang terdorong oleh keinginannnya untuk berbagi, meminta kepada saya untuk memposting  di blog ini dengan harapan bisa dinikmati oleh lebih banyak para sutresna budaya.  Semua materi dalam CD tersebut sungguh sangat menarik sehingga saya sempat kesulitan, mana yang mesti saya posting lebih dahulu.  Dengan berbagai pertimbangan akhirnya saya putuskan untuk terlebih dahulu memposting KI Narto Sabdo dengan Lakon Banjaran Arjuna 2.

Berbeda dengan Lakon Banjaran yang di bawakan oleh Ki Nartosabdo yang biasanya selesai dengan sekali “tancep kayon”, lakon Banjaran Arjuna terdiri atas 2 seri masing-masing Banjaran Arjuna I dan Banjaran Arjuna 2.  Bajaran Arjuna I menceritakan kisah Arjuna sejak lahir sampai menjelang pernikahannnya dengan Dewi Brata Jaya.  Sedang Banjaran Arjuna II dimulai dari Arjuna menikahi  Dewi Brata Jaya sampai dengan Baratayudha.

Dewi Brata JayaMengulas cerita yang dibawakan Dalang Legendaris semacam KI Nartosabdo seakan menggelar sekian banyak kebaikan yang dirangkai secara runtut sejak talu sampai perang brubuh.  Hampir tak bisa deketemukan kelemahannnya.  Oleh karenanya pada postingan kali ini saya tak hendak mengulas materi pewayangan serta aspek-aspek teknis yang lain tetapi lebih menekankan pada cerita.

Cerita ini dimulai dengan kegelisahan Para pandawa ketika menanti kedatangan Dewi Kunti dari Negara Dwarawati dalam rangka melamar Dewi Brata Jaya untuk dinikahkan dengan Raden Arjuna.  Akan tetapi ternyata Dewi Kunthi Datang dengan membawa berita yang tidak menggembirakan.  Hal ini disebabkan persyaratan yang diajukan oleh Prabu Baladewa sungguh diluar dugaan Para Pandhawa.  Dewi Brata Jaya bersedia dipersunting oleh siapapun pria yang mampu menyediakan

  1. Pangarak temanten dari Amarta ke Dwarati harus naik Kereta Kencana yang ditarik kuda raksasa.
  2. Pesta penganten harus dilaksanakan di balai kencana yang “saka sak domas”
  3. Pengarak pengantin harus diiringi Gamelan Lokananta yang berbunyi di angkasa.
  4. Serah terima pengantin harus dilengkapi Kebo Ndanu 140 yang “ pancal panggung”
  5. Abon-abo Suralaya yang berupa kayu klepu dewa ndaru, kembar mayang, gedhang mas pupus cindhe, lombok, terong yang berisi mutiara
  6. Kereta harus dikemudikan oleh kera putih yang bisa menyanyi (ngidung) dan mampu beksa (joget)
  7. Dalam waktu tujuh hari semua persyaratan harus tersedia.  Jika tidak berhasil, maka lamaran De3wi Kunti ditolak.

Semula pendhawa menganggap bahwa persyaratan ini berari penolakan karena hampir semua unsur yang disyaratkan  hampir tak mampu di wujudkan.  Akan tetapi Resi Wiyasa memandang persyaratan itu justru menguntungkan Pendhawa, karena hampir semua syarat tadi dimiliki oleh Pandawa.

Yang menarik dari jawaban atas pertasyaratan tadi, ternyata selesai ditangan Semar dan Anoman, yang merupakan representasi dari Kawula Alit dan Rohaniwan.  Semar drekomendasikan oleh Abiyasa untuk dimintai pertimbangan sebagai simbol wong cilik. Sedangkan Anoman merupakan simbol manusia yang sudah “menep”.  Merekalah yang pada akhirnya mampu mnyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh para ksatria.

Seperti biasa, KI Narto Sabdo menyisipkan pengetahuan tentang sastra dan budaya jawa secara sangat proporsional ditengah dialog para tokoh yang dengan nyaman dapat anda ikuti.

Selengkapnya, kami persilahkan anda untuk menikmati salah satu karya besar dari seniman yang belum ada tandingannnya, Ki Narto Sabdho dalam Lakon Banjaran Arjuna II.  Selamat Menikmati……….

  1. Banjaran Arjuna 2_01
  2. Banjaran Arjuna 2_02
  3. Banjaran Arjuna 2_03
  4. Banjaran Arjuna 2_04
  5. Banjaran Arjuna 2_05
  6. Banjaran Arjuna 2_06
  7. Banjaran Arjuna 2_07
  8. Banjaran Arjuna 2_08
  9. Banjaran Arjuna 2_09
  10. Banjaran Arjuna 2_10
  11. Banjaran Arjuna 2_11
  12. Banjaran Arjuna 2_12
  13. Banjaran Arjuna 2_13
  14. Banjaran Arjuna 2_14
  15. Banjaran Arjuna 2_15
  16. Banjaran Arjuna 2_16 (tamat)

Barangkali diantara anda ada yang kurang familiar dengan 4shared, maka pucuk dicinta  ulam tiba Mas Edy Listanto rekan lain yang “sama buaya”nya dengan Mas Handoko jika sudah ngembug Narto Sabdo yang ditengah kesibukannya juga ngopeni blog edy listanto’s blog) memberikan link yang lain untuk Lakon Banjaran Arjuna 2 di MediaFire. Mangga, silahkan donwload disini

BANJARAN ARJUNA2 (MEDIA FIRE by EDY LISTANTO)

Catatan:

Untuk Mas Suhandoko (Denpasar) dan Mas Edy Listanto

Mewakili rekan-rekan setresna budaya wayang kulit, saya mengucapkan terima kasih atas semua jerih payah dan dedikasinya dalam nguri-uri seni budaya jawa. Ditunggu untuk cerita-cerita selanjutnya.

About these ads

Tentang Jaman Semana

Sapa Wani Karo Aku wong Aku Ora Wani Karo Sapa-sapa

Posted on 3 November 2009, in Banjaran Arjuna II, KI NARTO SABDHO, WAYANG, WAYANG KULIT and tagged . Bookmark the permalink. 6 Komentar.

  1. Matur nuwun sanget mas Handoko lan mas Guntur….urun lakonnya…wah semakin lengkap nich koleksi mbah Narto….saya masih nyimpan 3 lakon lagi, rencana dalam minggu ini akan naik Rama Tundung (Ramayana I)….

  2. matur suwun kadang…. kulo sampun ngunduh lakon banjaran arjuno, neng ingkang podo 10 – 16 koq dereng sage ??? nyuwun wedaran npiun. Mugi 2 kita sami nguri budoyo dumateng kadang lintunipun, rahayu

  3. matur suwun kadang…. kulo sampun ngunduh lakon banjaran arjuno, neng ingkang podo 10 – 16 koq dereng sage ??? nyuwun wedaran npiun. Mugi 2 kita sami nguri budoyo dumateng kadang lintunipun, rahayu

  4. inggih, mas… sanes wekdal badhe kula jangkepi

  5. Matur nuwun mas, Handokoyg sudah peduli kagem Seluruh pecinta ringgit purwo, khususnya buat saya yg suka dengan Ki Nartosabdho, mohon Cerita Gatut Koco Wisudanya dipun Edit; sepindah malih matur nuwun sanget salam untuk Timnya mas Handoko.

  6. Nuwun. Sewu kulo. Nderek ngunduh njeh?? Matur nuwun

Dhawuh Panjenengan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: