Arsip Bulanan: April 2010

MP3 Kethoprak Mataram, SAM PEK – ENG TAY

Hampir pasti, dari aspek cerita Sam Pek – Ing Tay adalah sebuah lakon yang tidak asing bagi anda.  Cerita ini sudah sedemikian melegenda, sejajar dengan Rara Mendut – Pranacitra, Layon Sari – Pranajaya, bahkan Romeo and Juliet. Tema yang dibawa adalah tema klasik.  cinta suci versus ketidak setujuan orang tua yang berakhir dengan sad ending.  Oleh karena itu, fokus pendengaran anda tentunya bukan dengan pertanyaan bagaimana jalan ceritanya tetapi lebih pada bagaimana para pelaku melakonkan perannnya.

Gustav Teretag, seorang dramawan Rusia, mengatakan bahwa keberhasilan aktor / aktris dalam membawakan peran sangat ditentukan pada bagaimana penguasaannnya pada aspek-aspek dramaturgi, yang meliputi: konsentrasi, ingatan emosi, penjiwaan watak, penjiwaan laku dramatis, observasi dan irama.

Sebagai cerita saduran, memerankan cerita Sam Pek – Ing Tay, dituntut pemahaman aspek dramaturgi tersebut, agar pendengar (yang sebagian besar orang Jawa) dapat menikmati cerita dengan setting budaya Tiongkok tersebut dengan pemahaman budaya Jawa. Dan ini tidak gampang.

Pertama, para pemain Kethoprak Mataram yang terbiasa kental dengan dialog bahasa jawa harus bisa melafalkan nama-nama Tiong Hoa, dengan cara yang luwes agar cerita terdengar runtut dan “masuk akal”.  Kedua, budaya Tiong Hoa yang tidak ekuvalent dengan Budaya Jawa, harus pula dipertimbangkan dan dikemas dengan “selera jawa” tanpa menghilangkan ruh dari cerita Sam Pek – Ing Tay.

Mendengarkan cerita Sam Pek – Ing Tay, terasa mendengarkan cerita negeri sendiri dengan nama-nama tokoh cina.  Tak ada ganjalan sama sekali.  Tidak hanya ini Ketoprak Mataram melakonkan cerita saduran.  Lihatlah Johar Manik, Kapten Lassaro, Ali Baba dan masih banyak lagi.  Kesimpulannya, aspek dramaturgi yang dipersyaratkan oleh Gustav Teretag benar-benar diterapkan.  Hasilnya adalah sebuah rangkaian cerita yang benar-benar hidup dan menghibur.

Adalah Ing Tay, seorang puteri bangsawan bernama Wan Wey yang bermaksud menuntut ilmu di sekolah formal. padahal ajaran Kong Hu Chu ketika itu melarang seorang wanita bersekolah.  Oleh karena itu, dengan tegas keinginan Ing Tay ditolak oleh Ciu Wan Wey.  Sebaliknya, keinginan Ing Tay untuk bersekolah seakan sudah tak terbendung lagi dan memaksa ibunya untuk dengan berbagai cara memberikan kesempatan kepadanya untuk bersekolah.  Maka dengan menyamar sebagai seorang pria, oleh ibunya Ing Tay diijinkan berangkat menuntut ilmu.

Dalam perjalanan ke Hang Chu -sebuah perguruan terkenal di tanah Tiongkok ketika itu- Ing Tay berkenalan dengan Sam Pek, seorang pemuda miskin yang juga berniat menuntut ilmu ke Hang Chu.  Keakraban terjalin diantara keduanya sebagai seorang sahabat sampai suatu ketika penyamaran Ing Tay diketahui oleh Sam Pek yang kemudian tumbuh benih cinta diantara mereka.

Cinta mereka tidak berjalan mulus, karena Ing Tay harus pulang karena dipanggil oleh orang tuanya.  Kepulangan Ing Tay ini adalah untuk memenuhi perintah Wan Wey yang akan menikahkan Ing Tay dengan Man Chu.  Dengan berat hati Sam Pek melepas Ing Tay, sekalipun Ing Tay memberikan harapan untuk sampek bisa menemuinya dalam sepuluh hari.  Sayangnya, Sam Pek salah dalam menterjemahkan permintaan Ing Tay.  Dia datang setelah Ing Tay terlanjur menikah dengan Man Chu.

Kegagalan menikahi Ing Tay membuat Sam Pek patah hati yang menjadikannya sakit sampai kemudian meninggal dunia. Terdorong oleh ketulusan cintanya kepada Sam Pek, Ing Tay “bela pati” masuk kedalam liang kubur kekasihnya.

Hanya itu, hanya begitu cerita Sam Pek – Ing Tay.  Tetapi bagaimana mungkin Keluarga Ketoprak Mataram Sapta Mandala Kodam VII Diponegoro bisa mengemas dalam 4 kaset c60  atau kurang lebih 4 jam pertunjukan?

Sinopsis yang anda baca ini, barangkali justru membuat cerita Sam Pek – Ing Tay menjadi sangat sederhana dan tidak menarik.  Tetapi, demi melihat running play yang 4 jam itu, pasti akan membuat anda penasaran ingin mendengarkan.  Paling tidak untuk mengenang kejayaan Kethoprak Mataram Kodam VII Diponegoro dibawah pimpinan Bagong Kussudiharjo dengan dukungan pemain “tingkat pendekar” yang pasti kan menggugah memori anda.  Selamat mendengarkan

Download Kethoprak Mataram MP3, SAM PEK – ENG TAY

Klik Disini, MUNGKIN ANDA ORANGNYA