Ki H. Anom Suroto, Sukma Langgeng

Dalam perjalanan menghadapi perang Baratayuda, Prabu Duryudana merasa merasa pesimis bisa memperoleh kemenangan mengingat kekuatan Pendhawa yang makin tak terbendung.  Kegelisahan Duryudana ini bisa dimengerti karena sejauh ini upaya untuk mengalahkan Pendawa selalu mengalami kegagalan.

Setelah lebih jauh dianalisis, kekuatan Pendhawa ini lebih disebabkan karena keberadaan Prabu Kresna yang secara tegas pasang badan untuk Pendhawa.  Oleh karena itu, atas saran Pendhita Durna, Prabu Duryudana menghadirkan Sri Kresna ke Astinapura untuk dibujuk agar bersedia membantu Kurawa dalam perang Baratayudha.

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak.  Alih-alih Kresna bersedia membantu Kurawa, tetapi justru penolakan yang didapat.  Prabu Duryudana dan Kurawa dipermalukan habis-habisan oleh Raja Dwarawati ini yang berujung pada kemarahan Prabu Duryudana.  Kresna ditangkap dan dipenjara.

Bersamaan dengan itu, datanglah seorang Pujangga  bernama Resi Among Gati. Dia adalah Pujangga dari seorang Raja bernama Prabu Nindyamaya.  Kehadirannnya ke Negara Astina adalah untuk meminta Duryudana turun tahta karena Prabu Nindyamaya bermaksud menggantikan Prabu Duryudana menjadi Raja Astinapura.

Tentu saja hal ini menjadikan mengejutkan Duryudana dan menjadikannnya marah luar biasa.  Tidak hanya Duryudana, Pendita Durnapun menjadi sangat tersinggung dan menantang Begawan Among Gati untuk mengadu ilmu dan kesakian sebagai pendita.  Tantangan Pendita Durna diterima oleh Begawan Among Gati.  Sayangnya, dalam adu ilmu dan kesktian itu, Pendita Durna kalah.  Atas kekalahannnya Durna berniat membunuh Among Gati.

Ternyata Among Gati bukanlah orang sembarangan, terbukti ketika benar-benar marah kepada Pendhita Durna dan menyumpahi Pendita Sokalima ini dengan sebutan wraha (babi hutan) seketika itu Durna berubah wujud menjadi wraha.  Malu dan marah Dorna melarikan diri dari pertarungannya dengan Among Gati.

Bagaimanakah nasib Pendita Durna kemudian?  Berhasilhkah Nindyamaya menduduki tahta Astinapura?  Bagaimanakah nasib Kresna yang dipenjara oleh para Kurawa? Dan Siapakah sebenrnya Sukma Langgeng itu?

Semua pertanyaan itu akan terjawab setelah anda tuntas mendengarkan Lakon Sukma Langgeng yang digelar secara runtut dan menarik oleh Ki H Anom Suroto.  Selamat Mengikuti…………

  1. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 1a
  2. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 1b
  3. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 2a
  4. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 2b
  5. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 3a
  6. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 3b
  7. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 4a
  8. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 4b
  9. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 5a
  10. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 5b
  11. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 6a
  12. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 6b
  13. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 7a
  14. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 7b
  15. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 8a
  16. Ki H Anom Suroto, Sukma Langgeng 8b



About these ads

Tentang Jaman Semana

Sapa Wani Karo Aku wong Aku Ora Wani Karo Sapa-sapa

Posted on 14 Oktober 2010, in KI H ANOM SOEROTO, Sukma Langgeng, WAYANG, WAYANG KULIT. Bookmark the permalink. 9 Komentar.

  1. kok tdk bs download hrs pki pasword segala

  2. nyuwun sewu sakderenge kok pas seru2nipun kok pethalane kok mboten pas to…….

  3. Matur sunwun mas/mbak kulo sampun saget tuntas ngunduh sokmo langgeng, sangkeng kulo putra tunggal

  4. Komentar kulo suwanten ipun kadang alit, nopo saget dipun perbaiki tapi ok,

  5. mas kulo matursuwun kulo sampun downoad sukmo langgeng komplit kenging kangge panglipur mbokbilih kepareng kbps ipun dipun damelo 128 ampun 32 kados niki mas ?

  6. inggih, mas. mugi2 pikantuk jatah bandwidh ingkang mumpuni

  7. walah… mungkin filenya rusak. coba

  8. Saya menunggu lakon Kresna Kembang dari ki Narto sabdho, saya dulu pernah punya kasetnya ( Lokananta recording). sayang kasetnya dipinjam teman dan tak kembali. terimakasih

  9. http://manutanggul.blogspot.com

    matur nuwun kulo unduh lakon sukmo langgeng, mugi kegatosi mulyo setoso kalising sambikolo amiiiiin

Dhawuh Panjenengan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: