MP3 Kethoprak Mataram – Rara Jonggrang.


Sebenarnya, dia bukanlah sosok misterius.  Dia sangat terbuka tentang banyak hal.  Kecintaan dan pengetahuannya tentang Kesenian Jawa, tak perlu diragukan.  Betapa tidak, bukan masalah uang tetapi lebih pada komitmennya untuk nguri-uri kesenian yang adiluhung ini.  Tetapi wanti-wanti dia berpesan kepada saya untuk tidak perlu menceritakan siapa dirinya. Dia hanya ingin berbagi, tak lebih.

 Jauh hari dia sudah memberitahukan kepada saya bahwa dia akan mengirimkan “beberapa” judul wayang dan kethoprak guna melengkapi materi dalam blog yang sangat sederhana ini.  Oleh karenanya, ketika siang tadi datang kiriman dari teman saya ini,tak terlalu mengejutkan.  Yang membuat terhenyak, adalah jumlahnya.  Yang dia katakan “beberapa” itu ternyata sangat banyak bagi saya.  Misalkan itu dalam bentuk kaset pita, saya harus membelinya dengan harga yang tidak sedikit.  Duabelas judul adalah “harta karun” yang luar biasa besarnya.  Jika satu lakon berharga Rp. 90.000, maka  sebelas lakon wayang dan satu lakon kethoprak bernilai Rp. 1.000.000,-.  Ah, sudahlah.  Jika bicara angka bisa saya pastikan dia akan menegur saya pada kesempatan pertama ketika dia membaca postingan ini.  Anda penasaran judul apa saja yang dia kirimkan pada saya?

  1. KI H Anom Soeroto – Wahyu Tejamaya.
  2. KI H Anom Soeroto – Wahyu Seta Sastra Kencana Purbaning Katon
  3. KI H Anom Soeroto – Setyaki Lahir
  4. KI H Anom Soeroto – Babad Wanamarta
  5. KI H Anom Soeroto – Kakrasana Wisudha (Wasi Jaladara)
  6. KI H Anom Soeroto – Babad Wanamarta
  7. KI H Anom Soeroto – Dewi Sri Mulih
  8. KI H Anom Soeroto – Wahyu Senapati
  9. KI H Manteb Soedarsono – Kresna Duta
  10. KI H Manteb Soedarsono – Bima Suci
  11. KI H Manteb Soedarsono – Dewa Ruci
  12. Kethoprak Mataram – Rara Jonggrang.

 Saya akan berusaha untuk berbagi kepada anda dengan memposting judul-judul tersebut secara bertahap dengan harapan andapun bisa menikmati kebahagiaan yang saya rasakan.  Saya akan memulainya dengan Kethoprak Mataram, Rara Jonggrang.

Beberapa waktu yang lalu saya pernah mengunggah lakon ini tetapi jauh dari kata sempurna.  Bukan saja hasil ripping tetapi tetapi juga masalah cerita.  Cerita yang kali ini saya unggah bisa dipastikan akan melengkapi postingan saya terebut.

Cerita dimulai dengan  adegan di dalam taman Keraton Wanasegara.  Adik perempuan Prabu Gupala, Raja Wanasegara yang bernama Rara Jonggrang tengah dilanda kesedihan.  Mengingat kakaknya harus membuka front dengan Kraton Pengging.  Perang ini dipicu oleh keinginan Prabu Gupala yang bermaksud memperisteri Dewi Candrawati, permaisuri Raja Pengging.

Tiba-tiba, rara Jonggrang mendengar khabar bahwa Prabu Gupala gugur dalam pertempuran tersebut.  Disusul kehadiran Raden Bandung Bandhawasa putra raja sekaligus panglima perang Keraton Pengging yang berniat mengambil pampasan perang, termasuk diantaranya rara Jonggrang. Tetapi keluguan Bandung Bandawasa yang ternyata jatuh hati pada rara Jonggrang, dimanfaatkan oleh Adik Prabu Gupala ini untuk membalas dendam kematian kakaknya.  Rara Jonggrang berpura-pura mencintai Bandung Bandhawasa.  Ia meminta kepada Bandung untuk mengambilkan gatheng kencana, kedalam sumur.  Tedorong oleh perasaan cintanya, Bandung memenuhi permintaan Rara Jonggrang.  Begitu Bandung masuk kedalam sumur, Rara Jonggrang segera memerintahkan prajurit Wanasegara untuk menutup sumur tersebut.  Tujuannya jelas.  membunuh Bandung Bandhawasa.

Sementara itu, jauh dipesisir Parangtritis. Dewi Daruwati tengah menyiapkan makan siang anak lelakinya yang bernama Raden Baka.  Kendati berwajah tampan, Raden baka memiliki kelainan.  Dia memiliki taring sebagaimana layaknya seorang raksasa.  Karena terlalu tergesa akibat perntah Baka yang merasa sudah sangat lapar, ibu jari Dewi Daruwati teriris pisau yang digenggamnya.  Celakanya daging irisan ibu jari dan darah Dewi Daruwati terbawa dalam piring makanan yang disiapkan untuk Baka.  Anehnya, ketika tersantap justru Baka sangat menyukainya.  Saking kepinginnya memakan darah dan daging manusia, sampai-sampai dia memaksa ibu dan kakeknya untuk dimakan bila dia tidak mencarikan santapan yang berupa daging manusia.

Mempertimbangkan akibat buruk apabila tidak memenuhi keinginan Raden Baka, maka sang kakek menyarankan anak muda ini untuk pergi ke Karaton Wanasegara.  Dikatakan bahwa disana tengah terjadi pertempuran besar anatara Keraton Pengging dan Keraton Wanasegara.  Bisa dipastikan akan banyak diketemukan daging manusia.  Dengan diantar oleh abdinya yang bernama Dhandhanggula, Baka berangkat ke Keraton Wanasegara.

Rara Jonggrang yang berniat membunuh Bandung Bandhawasa ternyata tidak berhasil karena ternyata Bandung Bandhawasa bisa keluar dengan selamat dari dalam sumur.  Terdesak oleh kenyataan ini, Rara Jonggrang bermaksud melarikan diri dari Bandung Bandhawasa.  Disaat Bandung tengah tertidur, Jonggrang melarikan diri.  Ditengah hutan dia bertemu dengan Raden Baka. Tak berbeda dengan Bandung, Bakapun jatuh hati pada putrid Wanasegara ini.  Kadaan ini dimanfaatkan oleh Rara Jonggrang untuk mengadu domba antara Baka dan Bandung.  Terjadi pertarungan antara dua pemuda sakti ini.

Siapa sebenarnya Bandung Bandhawasa? Siapakah Baka yang meski berwajah tampan tetapi memiliki taring dan doyan daging manusia?  Saya percaya, banyak diantara anda sudah mengetahui akhir cerita ini.  Inilah legenda terjadinya Candi Prambanan dan Patung rara Jonggrang.  Tetapi bagaimana rincian cerita versi kethopraknya?  Pasti anda penasaran juga.  Nah, kami persilahkan kepada anda untuk menikmatinya.  Mohon maaf, atas nama bandwidth yang terbatas, saya mengkompres habis-habisan file dari rekan saya tadi.  Tujuannya jelas.  Agar mudah untuk diunggah!

  1. Rara Jonggrang _1
  2. Rara Jonggrang_2
  3. Rara Jonggrang_3
  4. Rara Jonggrang_4
About these ads

Tentang Jaman Semana

Sapa Wani Karo Aku wong Aku Ora Wani Karo Sapa-sapa

Posted on 12 Agustus 2011, in KETHOPRAK, KETHOPRAK MATARAM, Rara Jonggrang. Bookmark the permalink. 8 Komentar.

  1. SAYA NANTIKANLLAKON 2 WAYG DRI PK ANOM.MOHON SEGE
    RA DI MUAT DG LENGKP…

  2. pak kok dereng wontwn crita wyang anoman

  3. pak kok dereng wonten crita wyang anoman

  4. dalem madosi wayang purwo carios banjaran bimo ki timbul hadi prayitno

  5. ki timbul, nanti juga akan saya unggah!

  6. rara jonggrang 3,4 dereng dipun unggah mas???

  7. Suarane mbengung ra cetha

Dhawuh Panjenengan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: