KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga

Cukup lama saya tidak memposting materi baru dalam blog ini karena seperti biasa harus ada sesuatu yang bisa anda download sementara materi untuk itu belum saya miliki, jadilah blog ini sepi dari pembaruan materi.

Beberapa waktu lalu, seorang teman yang tidak bersedia disebutkan namanya mengirimkan sebuah paket untuk ketiga kalinya berisi 12 kaset pita Wayang Kulit dengan Dalang Ki H Anom Soereto dan Ku H Manteb Sudarsono.

Tujuannya jelas, ingin membantu saya melengkapi materi blog yang kian lama kian terseok ini. Salah satu judul yang dikirimkan adalah Pendhawa Sanga, dengan dalang Ki H Anom Soeroto. Sebuah cerita menarik dengan pembawaan yang nyaris sempurna. Kali inipun saya pantas berbangga, karena hasil ripping juga relatif baik setelah saya menggunakan Software yang lebih lengkap dan bukan versi freeware, Adobe Audition 1.5. Beberapa dari anda barangkali sudah mendengar lakon Pendahwa Pitu (Pendawa Tujuh) yang terdiri atas Pendhawa Lima (Puntadewa, Wrekudara, Arjuna Nakula , sadewa) ditambah Kresna dan Setyaki tetapi Bagaimana Pendhawa Sanga (Pendhawa Sembilan)?? ? Siapa Lagi yang masuk dalam komposisi ini?

Adalah Prabu Baladewa yang tanpa sebab yang pasti merasa sangat marah dan tersinggung dengan keberadaan Hanoman. Menurutnya Hanoman memiliki beberapa kesalahan. Pertama Bulu Hanoman yang putih dianggap menyamai warna kulit Prabu Baladewa. Kedua, Anoman berani menempatkan diri sebaga Pendeta dan yang ketiga Kedekatan Anoman dengan Pendawa dikhawatirkan akan menjadi penghambat posisi Baladewa yang pasca Baratayuda dipastikan akan menjadi pujangga di Negara Astina. Oleh karena itu, Baladewa berniat melenyapkan Hanoman.

Prabu Kresna sudah mengingatkan bahwa langkah Baladewa tersebut tidak benar dan meminta Baladewa untuk membatalkan niatnya. Akan tetapi Baladewa yang sudah dibakar api amarajh tak bisa lagi dikendalikan. Dia tetap pada keputusannya untuk membunuh mantan senapati Plangkawati ini.

Bagaimana kisah selengkapnya, saya persilahkan anda menikmati Lakon Pendhawa Sanga pada link berikut ini.

  1. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_1
  2. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_2
  3. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_3
  4. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_4
  5. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_5
  6. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_6
  7. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_7
  8. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_8
  9. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_9
  10. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_10
  11. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_11
  12. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_12
  13. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_13
  14. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_14
  15. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_15
  16. KI H Anom Soeroto – Pendhawa Sanga_16
About these ads

Tentang Jaman Semana

Sapa Wani Karo Aku wong Aku Ora Wani Karo Sapa-sapa

Posted on 1 April 2012, in KI H ANOM SOEROTO, Pendhawa Sanga, WAYANG, WAYANG KULIT. Bookmark the permalink. 5 Komentar.

  1. Kawulo Badhe Download Wonten Pundi alamat Link pundi nggeh…??

  2. Nyungging Ati wonten saking Ismanto, nyamleng tenan suantenipun
    http://www.4shared.com/mp3/TgKErsHq/NYUNGGING_ATI_-_Ismanto_0535.html

  3. Mas bagong…sing nomer 10 – 15 gak iso donlod ki pripun mass..mongko kulo remen sanget jee..tur nuwun

  4. mas… saya mau ndownload tapi no.10 s/d no.15 kok tdk ada ..?? apa memang tdk ada atau belum diupload??

  5. kulo bade ngunduh tapi kok mboten lengkap niki. kulo remen sanget kalian lakon niki. menawi kulo bade ngunduh kados pundi nggeh?

Dhawuh Panjenengan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: