Arsip Kategori: SERIAL SYEH JANGKUNG

MP3 Ketkoprak – SARIDIN LAHIR

Bukan hanya anda, sayapun cukup lama mencari lakon ini.  Saya sudah berupaya mencari ke berbagai tempat untuk sekedar mendapatkan jawaban prolog dari sequel panjang Kyai Eksentrik, Saridin alias Syeh Jangkung.

Banyak sudah kita mendengar kehebatan ulama pesisir ini tapi minim sekali  informasi yang memberikan jawaban atas pertanyaan mendasar, siapakah Saridin itu?  Dari latar belakang apa sehingga dimasa dewasanya memiliki daya linuwih.  Bukan hanya bupati pati, tetapi Raja Matarampun rela bertani sekadar memberikan kesempatan kepada dasidin untuk menyelesaikan konflik di kotaraja Mataram.

Setelah hampi putus asa, akahirnya saya menemukan kaset pita dengan Lakon Saridin Lahir.  Kabar baiknya, lakon ini didukung oleh seniman dari latar belakang yang berbeda.  Saridin Lahir merupakan Kethoprak Gabungan antara Ketoprak  Sri Budaya Pati dengan Kethoprak Mataram RRI Yogyakarta.  Sungguh perpaduan yang tidak gampang dilakukan untuk sebuah pagelaran yang akan dikemas dalam pita kaset  sebagai barang komuditi.   Kabar buruknya, lakon ini selesai dalam 6 kaset c 60.  Bukan saja 12 jam harus saya habiskan untuk convert tai juga 100 MB upload dengan internet yang super lelet sesuai budged yang ada pada saya.

Tanpa melihat adanya episode lain yang (mungkin) belum saya ketemukan, Saridin Lahir seakan telah melengkapi cerita panjang sang cikal bakal dukuh Milono yang lehendaris ini.  Ketika saya memulai mengunggah cerita ini setahun lalu dengan episode Andum Waris, banyak rekan yang mampir dan memberikan apresiasi atas kerja (keras) saya.  Lalu berturut turut saya unggah Geger Palembang, Bedhahing Ngerom, Ontran-ontran Cirebon, Andha Rante, Sultan Agung Tani, Keris Jangkung dan Lulang Kebo Landhoh (Syeh Jangkung Wafat).  Dalam kesempatan ini saya perlu mengucapkan terima kasih kepada Nangagus dan Iwan AK yang telah berbaik hati melengkapi cerita Saridin.  Dengan upload saridin lahir ini, seakan lunaslah hutang saya.

Saya pastikan, cerita tak akan lagi menarik jika otak bebal saya harus bergaya membuat sinopsi cerita ini.  Oleh karenanya saya tidak merasa perlu membuat sinopsis karena justru akan mengotori kehebatan cerita Kethoprak Gabungan ini.

Berikut adalah hasil conver Saridin Lahir

  1. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _1a
  2. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _1b
  3. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _2a
  4. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _2b
  5. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _3a
  6. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _3b
  7. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _4a
  8. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _4b
  9. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _5a
  10. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _5b
  11. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _6a
  12. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _6b(tamat)

Syeh Jangkung, Andum Waris

Sejujurnya, Sunan Kudussaya tidak begitu mengenal cerita ini.  Tetapi karena begitu dahsyatnya cerita ini menjadikan saya tertarik. Maka ketika saya berburu kaset bekas (tepatnya; Bekas Kaset) di pasar loak dan melihat judul diatas,  langsung saya ambil, kendati hanya ada 4 buah dari 5 buah kaset yang seharusnya.  Kekurangan 1 kaset bagi saya tak masalah, karena si penjual menjajikan  kekurangannya.

Sambil saya convert ke format digital, saya browsing untuk mencari referensi tentang Saridin.  Saya tak hendak memilih ketika membuka situs yang bercerita tetang Saridin seperti di bawah ini.  Kepada Mahesa Jenar, mohon maaf saya mengutip artikel anda.

Inilah sekilas tentang Saridin:

Saat era Wali Songo, di suatu daerah di pesisir utara pulau Jawa, tepatnya di daerah Pati, tersebutlah seorang pemuda desa yang lugu dan bersahaja, bernama Saridin.
Nama Saridin mungkin tidak begitu tenar secara nasional, tapi sudah melegenda secara regional. Region itu adalah wilayah Demak Kudus Pati Juwono Rembang, atau yang sering dilafadzkan sebagai Anak Wedus Mati Ketiban Pedang.

Saridin seorang sakti, namun lugunya tidak ketulungan, sehingga (seakan) tidak menyadari kesaktiannya.

Sunan KalijagaDia pernah membunuh kakak iparnya, karena sang kakak sering mencuri durian miliknya. Saat itu kakaknya menyamar menggunakan pakaian harimau, sehingga Saridin tidak mengenali. Dengan sekali tombak, matilah sang ipar.  Saat ditanya oleh petugas, Saridin mengaku tidak membunuh kakaknya, melainkan membunuh harimau yang mencuri duriannya. Meskipun jika pakaian harimau dibuka, Saridin tau bahwa itu kakak iparnya.
Kalo secara hukum, Saridin tidak bersalah, karena membela miliknya, dan tidak menyadari kalo harimau itu adalah kakaknya.  Namun demikian, Saridin tetap harus dipenjara.

Untuk memasukkan ke penjara bukan hal mudah, karena Saridin ngotot tidak bersalah. Akhirnya Adipati Jayakusuma, pemimpin pengadilan, menggunakan kalimat lain, bahwa Saridin tidak dipenjara, melainkan diberi hadiah sebuah rumah besar, diberi banyak penjaga, makan disediakan, mandi diantarkan. Akhirnya Saridin bersedia.

Sebelum dipenjara, Saridin bertanya apakah boleh pulang kalo kangen anak dan istrinya. Petugas menjawab: “boleh, asal bisa” .  Dan terbukti beberapa kali Saridin bisa pulang, keluar dari penjara di malam hari dan kembali lagi esok harinya.

Karena Adipati jengkel, Saridin dikenai hukuman gantung. Tapi saat digantung para petugas tidak mampu menarik talinya karena terlalu berat. Saridin menawarkan ikut membantu, dijawab oleh Adipati: “boleh, asal bisa”. Dan karena ijin itu Saridin lepas dari talinya, lalu ikut menarik tali gantungan.

Adipati semakin murka, dan menyuruh membunuh Saridin saat itu juga. Sebuah tindakan putus asa seorang penguasa.

Saridin melarikan diri sampai ke Kudus, yang lalu berguru pada Sunan Kudus. Di sini Saridin tidak berhenti menunjukkan kesaktiannya, malah semakin menonjol.

Saat disuruh bersyahadat oleh Sunan Kudus, para santri lain memandang remeh pada Saridin, apa mungkin Saridin bisa mengucapkannya dengan benar.

Tapi yang terjadi sungguh di luar dugaan semua orang. Saridin justru lari, memanjat pohon kelapa yang sangat tinggi, dan tanpa ragu terjun dari atasnya. Sampai di tanah, dia tidak apa-apa. Semua pada heran pada apa yang terjadi.

Sunan Kudus menjelaskan, bahwa Saridin bukan cuma mengucapkan syahadat, tapi seluruh dirinya bersyahadat, menyerahkan seluruh keselamatan dirinya pada kekuasaan tertinggi. Kalo sekedar mengucapkan kalimat syahadat, anak kecil juga bisa.

MAKAM SYEH JANGKUNG Namun Saridin masih tetap dilecehkan oleh para santri. Saat ada kegiatan mengisi bak air untuk wudlu, Saridin bukannya diberi ember, malah diberi keranjang. Tapi dengan keranjang itu pula Saridin bisa mengisi penuh bak air.

Saat Saridin mengatakan bahwa semua air ada ikannya, tidak ada yang percaya. Akhirnya dibuktikan, mulai dari comberan, air kendi sampai air kelapa, ketika semua ditunjukkan di depan Saridin, semua ada ikannya.  Akhirnya Saridin diusir oleh Sunan Kudus, harus keluar dari tanah Kudus.

Singkat cerita, Saridin yang ternyata murid dari Sunan Kalijaga ini bertemu lagi dengan gurunya. Saridin diperintahkan untuk bertapa di lautan, dengan hanya dibekali 2 buah kelapa sebagai pelampung. Tidak boleh makan kalo tidak ada makanan yang datang, dan tidak boleh minum kalo tidak ada air yang turun.  Pada akhirnya, Saridin dikenal sebagai Syeh Jangkung, yang tinggal di desa Landoh, Kayen, Pati.

(Dikutip dari http://www.mahesajenar.com/2007/02/saridin.html)

Berikut ini KETOPRAK TRISNA BUDAYA dalam cerita SYEH JANGKUNG, dengan dukungan pemain:

  1. Ki Branjang                  :  Sariyanto
  2. Nyi Branjang               :  Suntari
  3. Saridin                           :  Tumijan
  4. Nyi Saridin                  :  Sumiyati
  5. Dagelan                        :  Kecik / Markum
  6. Lurah Miyono           :  Murdadi
  7. H. Joyokusumo        :  Suparjo
  8. Sunan Kalijaga          :  Daryanto
  9. Sunan Kudus             :  Iskandar
  10. Nyi Sunan Kudus     :  Winarsih
  11. Bakul Legen                :  Martono
  12. Bojo                               :  Endang R
  13. Waranggana               :  Purwanti / Sutinah

Bagi anda yang bermaksud mendengarkan Ketoprak MP3 dalam Cerita Syeh Jangkung Andum Waris kami persilahkan download disni ……………

  1. Syeh Jangkung, Andum Waris 1a
  2. Syeh Jangkung, Andum Waris 1b
  3. Syeh Jangkung, Andum Waris 2a
  4. Syeh Jangkung, Andum Waris 2b
  5. Syeh Jangkung, Andum Waris 3a
  6. Syeh Jangkung, Andum Waris 3b
  7. Syeh Jangkung, Andum Waris 4a
  8. Syeh Jangkung, Andum Waris 4b
  9. Syeh Jangkung, Andum Waris 5a
  10. Syeh Jangkung, Andum Waris 5b

Serial Syeh Jangkung (Saridin): ANDHARANTE

Bahagia rasanya, ditengah kesibukannya sebagai seorang yang berdedikasi tinggi di dunia pendidikan, kamasku Mas Totok Sutamto, masih rela menyisakan waktu berbagi file.

Tidak tanggung tanggung.  Setelah 4 kali maringi link download, kali ini aebuah lakon yang merupakan serial unggulan blog ini, yaitu Serial Saridin (Syeh Jangkung) dihibahkan untuk melengkapi episode Syeh Jangkung terdahulu.

Andharante.  Begitulah judul episode yang kali ini dikirimkan oleh Mas Sutamto Totok untuk melengkapi seri-seri terdahulu yaitu Andum Waris, Geger Palembang, Ontran-ontran Cirebon, Bedhahing Ngerum, Sultan Agung Tani, Keris Jangkung dan Dumadine Lulang Kebo Landhoh.

Dengan demikian, ibarat berhutang, saya tinggal satu kali lagi angsuran untuk bisa melunasinya, yaitu Saridin Lahir yang materinya sudah siap.  Rasanya tepat sekali episode Saridin saya posting menghadapi Bulan Ramadhan karena betapapun Syeh Jangkung adalah sebuah icon bagi konsep sufi ala Jawa.  Selamat Menikmati

 

Ringkasan cerita :
Ketoprak Sri Kencono Budhoyo, Ondorante – Syeh Jangkung

Oleh : Sutamto Totok

 

Konon, pada masa pemerintahan Sultan Agung, ada kawula Kadipaten Pati yang suka membuat onar. Namanya Ondorante. Kisahnya, Ondorante sering marah dan membubarkan orang-orang yang mau salat di masjid. Beduk masjid di rusak, perempuan-perempuan berjilbab diejek, dilempari batu. Berkali-kali umat Islam di desa melawan, namun selalu kalah karena kesaktian Ondorante sangat tinggi. Bahkan ketika Adipati Mangun Oneng (Adipati Pati) dan Tumenggung Sombo Pradan juga turun tangan, keduanya juga dibuat bertekuk lutut oleh Ondorante. Read the rest of this entry

Seri Syeh Jangkung, DUMADINE LULANG KEBO LANDOH

Gelisah juga rasanya, ketika sampai sekian lama saya tak juga menemukan kaset bekas di pasar klithikan (loak) untuk melengkapi Serial Syeh Jangkung yang tinggal dua episode lagi, yaitu Saridin Lahir dan Dumadine Lulang Kebo Landoh.  Sejujurnya, saya sudah membeli 2 kaset baru demi melengkapi serial ini yaitu, Bedhahing Ngerom dan Ontran-ontran Cirebon sehingga ketika saya melihat Seri Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh di toko awal Februari lalu saya jadi ragu untuk membelinya.

Disamping harganya yang relatif mahal, bulan ini saya tak merencanakan budged untuk keperluan membeli kaset baru.  Bagi saya, Rp. 85.000,- bukanlah angka yang kecil sekalipun jika selesai di konvert saya masih punya kesempatan untuk menukarkan dengan judul lain dengan “nombok” Rp.3500 tiap kaset.  Akan tetapi, demi melihat tak ada cadangan dalam tumpukan kaset itu, rasa khawatir saya akan kehilangan kesempatan dan kaset itu laku kepada pembeli lain makin menggoda. Maka jadilah kaset itu saya ambil.  Untuk memuaskan hasrat langsung saya convert untuk kemudian saya upload dan saya posting sebelum perasaan-perasaan yang tidak perlu singgah dihati saya.

Pada episode inilah puncak “karier” Syeh Jangkung.  Secara de facto dia telah menjadi ulama dan paranpara Negara Mataram.  Tak kurang, Sultan Agung rela menjadi petani menggantikan Syeh Jangkung yang ketika itu sedang sibuk menggarap sawah demi meminta kesediaan kyai eksentrik ini mennyelesaikan permasalahan dan pageblug yang menimpa keraton Mataram akibat ulah lelembut yang membuat bencana di seantero keraton Mataram.

Dari sinilah sekuel ini dimulai.  Syeh Jangkung bisa datang ke Mataram memenuhi harapan Sultan Agung untuk menumpas gerombolan jin yang dipimpin oleh Kalawindu yang telah menguasai keraton Mataram.  Atas keberhasilan Syeh Jangkung menumpas gerombolan Jin Kalawindu, Sultan Agung bermaksud memboyong Keluarga Besar Syeh Jangkung di Miyono, Pati (termasuk Retna Jinoli) untuk tinggal di Mataram, akan tetapi Syeh Jangkung menolak, karena banginya tinggal di Miyono sebagai petani terasa lebih nikmat jika di jalani dengan ikhlas.

 

Sementara itu, keberadaan Syeh Jangkung di Miyono terasa sangat mengganggu keberadaan Panti Kudus yang dipimpin oleh Sunan Kudus.  Hal ini karena ajaran yang di bawa oleh Saridin dapat membahayakan santri-santri lain pada umumnya.  Oleh karena itu, dengan semakin banyaknya warga (terutama santri) yang berguru ke Miyono menjadikan Sunan Kudus makin gusar.  Kegusaran Sunan Kudus kemudian dibawa ke Kabupaten Pati.

 

Dengan mengingatkan kembali kejadian lolosnya Saridin dari penjara Kadipaten Pati sampai kejadian gagalnya hukuman gantung yang dijatuhkan kepada Saridin atas tuduhan terbunuhnya kakak ipar Saridin saat memakai pakaian harimau beberapa tahun yang lalu, Adipati Tandanegara termakan oleh masukan Sunan Kudus.  Oleh karena itu, diputuskan untuk membubarkan perguruan (baca: pesantren di Miyono) yang diasuh oleh Syeh Jangkung bagaimanapun caranya!

Bagaimana kelanjutan  kisah ini?  Berhasilkah Sunan Kudus membungkam kehebatan Saridin? Apa hubungannnya dengan Lulang Kebo Landoh? Dan banyak lagi pertanyaan lain yang masih menggantung selama anda belum tuntas mendengarkan cerita ini.  Episode ini adalah jawaban terakhir atas berbagai pertanyaan seputar Kisah Saridin (Syeh Jangkung) yang demikian melegenda di Kabupaten Pati dan di pesisir utara Jawa Tengah pada umumnya.

Selamat menikmati……………….

  1. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_1_1
  2. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_1_2
  3. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_1_3
  4. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_2_1
  5. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_2_2
  6. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_2_3
  7. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_3_1
  8. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_3_2
  9. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_3_3
  10. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_4_1
  11. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_4_2
  12. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_4_3
  13. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_5_1
  14. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_5_2
  15. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_5_3
  16. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_6_1
  17. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_6_2
  18. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_6_3
  19. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_7_1
  20. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_7_2
  21. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_7_3
  22. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_8_1
  23. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_8_2
  24. Syeh Jangkung, Dumadine Lulang Kebo Landoh_8_3

Seri Syeh Jangkung, Sultan Agung Tani

Serial Syeh Jangkung kali ini adalah hasil link saya ke Blg’e NangAgus. Mas Kenang Agus, satu dari sedikit pendidik kita yang concern di bidang IT.  Dialah yang memberikan ijin kepada saya untuk membuat link ke Serial Syeh Jangkung, Sultan Agung Tani setelah beberapa waktu saya kesulitan mendapatkan kasetnya.

Masih ingat serial Syeh Jangkung Ontran-ontran Cirebon? Ketika itu diceritakan Saridin menikahi Rohayati, Putri Sultan Cirebon.  Dari pernikahan itu, lahir anak laki-laki yang diberinama : Kasan Haji.  Akan tetapi,  sejauh ini Ibu dan Kakeknya masih merahasiakan tentang siapa sebenarnya ayah Kasan Haji. Ketika menjelang dewasa, keinginan Kasan Haji untuk bertemu dengan ayahnya tak terbendung lagi.  Maka atas ijin Sultan Cirebon berangkatlah Kasan Haji bersana Rohayati, ibunya untuk mencari Saridin (Syeh Jangkung) ke Miyono, Pati.

Di Alas Roban, Windu Legkoro, Raja jin di wilayah itu, merasa sangat kecewa ketika mendapat laporan anak buahnya saat di perintahkan untuk membuat kekacauan di Mataram.  Retno Jinoli putri Mataram yang menjadi target untuk diganggu oleh anak buah Windu Lengkara mendapat perlindungan oleh seorang sakti yang bernama Saridin (Syeh Jangkung).  Windu Lengkara merasa sangat penasaran atas kesaktian Saridin yang telah berhasil mengalahkan anak buahnya.  Itulah sebabnya, dengan menyamar sebagai manusia, dia bermaksud ke Miyono, untuk menjajal kesaktian Saridin.

Ditengah perjalanan, Windu Lengkara bertemu dengan Kasan Haji dan rombongannnya.  Ketika memandang Rohayati muncul hasrat Windu untuk memperisteri isteri Saridin itu. Tentu saja Rohayati menolak dan dengan sekuat tenaga Kasan Haji berusaha melindungi ibunya.

Jika anda telah mengikuti serial Syeh Jangkung, Bedahing Ngerom pasti anda sudah tahu apa, siapa dan bagaimana Retno Jinoli itu.  Akan tetapi pertanyaannnya adalah bagaimana upaya Rohayati untk mengantar aKasan Haji menemui Saridin? Mampukan Kasan Haji melindungi Ibunya dari upaya jahat Windu Lengkara?  Kenapa serial Syeh Jangkung kali ini berjudul Sultan Agung Tani?  Untuk menjawab pertanyaan itu, kami persilahkan anda untuk mengikuti Serial ini sampai tuntas.

File ini saya peroleh dari Mas Kenang Agus, seorang pendidik dari Purwodadi yang disela kesibukannnya mempersiapn Ujian Nasional, masih sempat ngopeni blog Blog’e NangAgus.Olah karena itu, pada kesempatan ini saya sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Mas Kenang Agus ats segala upayanya dalam nguri-uri budaya jawa (khususnya Kethoprak).

Masih ada 2 lakon lagi dari keseluruhan sekuel Syeh Jangkung ini yang belum saya posting, yaitu Lulang Kebo Landoh dan Saridin Lahir.  Untuk Lulang Kebo Landoh sudah saya siapkan dan akan saya posting tidak lama lagi.  Sedangkan untk Saridin Lahir, sejauh ini saya belum menemukan kasetnya.

Untuk serial ini, masih dari Kethoprak Sri Kencana, Pati, dengan dukungan pemain yang tak berbeda dari seri-seri sebelumnya.

Download Ketoprak Serial Syeh Jangkung, Sultan Agung Tani

  1. Saridin Sultan Agung Tani 1a
  2. Saridin Sultan Agung Tani 1b
  3. Saridin Sultan Agung Tani 2a
  4. Saridin Sultan Agung Tani 2b
  5. Saridin Sultan Agung Tani 3a
  6. Saridin Sultan Agung Tani 3b
  7. Saridin Sultan Agung Tani 4a
  8. Saridin Sultan Agung Tani 4b

Admin: Mewakili rekan-rekan sutresna budaya, saya mengucakan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya Kepada Mas NangAgus atas dedikasinya dalam nguri-uri budaya jawa.  Ditunggu untuk cerita-cerita yang lain.

MP3 Kethoprak Serial Syeh Jangkung, Keris Jangkung

  • Ketoprak MP3
  • Judul Keris Jangkung
  • Sumbangan : Mas Iwan AK

 

Beberapa hari lalu, salah seorang rekan yang kemudian hari saya kenal sebagai Mas Iwan AK, mengabarkan kepada saya bahwa dirinya memiliki 1 lakon ketoprak yang merupakan serial Syeh Jangkung, yang berjudul Keris Jangkung.  Mengingat file itu masih berupa pita kaset, maka Mas Iwan AK meminta waktu kepada saya untuk mengconvert dalam bentuk digital guna diposting di blog ini dengan harapan bisa dinikmati lebih banyak rekan.

Benar saja, beberapa hari kemudian ada pesan di Fb bahwa beberapa file sudah selesai di convert dan meminta kepada saya untuk mencoba.  Setelah saya download, ternyata kualitas suaranya bagus, bahkan lebih bagus dari hasil convert saya di Syeh Jangkung yang lain.

Seperti Ken Arok pada Mpu Gandring, saya tidak sranta untuk segera berbagi kepada anda, kendati proses convert belum selesai.  Maka setelah mendapatkan ijin dari Mas Iwan, cerita tersebut saya posting, sambil menunggu convert dan proses upload file yang belum selesai. Selamat Menikmati

KERIS JANGKUNG

Oleh : Iwan AK

Di daerah pati ada sebuah nama yg cukup terkenal Ondo Rante namanya dia merasa terganggu dg adanya org yg bersiar agama dan akhirnya membuat keonaran di daerah tsb akan tetapi Adipati Pati Mangun Oneng mendengar warta itu dan di utuslah Ulama yg bernama kyai Makdum Alatas tapi msh blm bisa dikalahkan malahan kyai Makdum Alatas sampai wafat, dan Syeh Jangkung merasa batinnya ga eanak berangkatlah ke Mataram menemui Sultan Mataram mendengar cerita tsb syeh jangkung tergugah dan diutuslah beliau oleh Sultan Mataram tapi dgn syarat harus dgn wanita cantik untuk memikat Putri dari Sumbo Pradan yg bernama Guranti dan berangkatlah untuk menemui Ondo Rante sambil menawarkan Tuak setelah diminumnya Tuak tsb menjadi tak sadarkan diri dan ketahuan kelemahannya yg akhirnya Ondo Rate dibawa kekadipaten dan diikat diatas ondo/tangga dgn rantai emas yg ditarik dgan Gajah dan akhirnya terbelahlah tubuh Ondo Rante menjadi 2 dan tdk boleh disatukan pemakamannya yg akhirnya dimakamkan bersebarangan dgn kali/sungai di Kali ngranten Desa Prenggan .

Dilain cerita setelang sepulangnya dari kadipaten syeh jangkung pulang untuk menemui putranya Momok akan tetapi tdk ketemu ternya Momok pergi dari rumah untuk mencari pekerjaan di desa Pesanggrahan dirumah Bopo Dupo Somo menjadi tukang angon kebo dan anak Ki Dupo Somo Sutarsih suka dg Momok dan terjadi pertikaian dgn Lodang murid Ki Dupo Somo karena dia jd seneng dgn Sutarsih akan tetapi yg jd korban Kebonya yg diangon Momok karena Momok bersalah Dia dihajar Ki Dupo Somo dan disitulah bertemu jg dgn Syeh Jangkung dan adu kesaktian antara Ki Dupo Somo dgn Syeh Jangkung dan mengaku kalah Ki Dupo Somo dan mengajak berbesan dari situ Momok diajak pulang keKayen dgn membawa kerbau yg diberi oleh Ki Dupo Somo. Hari berikutnya kerbau Wungkul digembala Momok sampai ke desa Trangkil dan memakan padi org dan tejadi pertikaian dgn yg pny sawah Ki Ketip Trangkil (Utra Sunan Kudus) dgn kesaktiannya kerbau yg tadinya hidup menjadi mati dan dihidupkan lagi oleh Syeh Jangkung dan terjadi perkelahian antara Ki Ketip Trangkil dgn Syeh Jangkung bahwasannya dgn mudah mendapat gelar Syeh padahal Ki Ketip Trangkil sdh bertahun2 mengajar agama Islam belum bias mendapat gelar tsb sampai Syeh Jangkung mau dikubur didlm sumur yg sekarang menjadi Desa Sumur Bandung yg akhirnya Ki Ketip Trangkil dibuang kekudus dgn iketnya Syeh Jangkung sekali kibas .

File lengkap  (16 File) Audio Ketoprak dengan Format MP3 dengan Cerita Keris Jangkun dapat anda download disini.

  1. Keris Jangkung 01
  2. Keris Jangkung 02
  3. Keris Jangkung 03
  4. Keris Jangkung 04
  5. Keris Jangkung 05
  6. Keris Jangkung 06
  7. Keris Jangkung 07
  8. Keris Jangkung 08
  9. Keris Jangkung 09
  10. Keris Jangkung 10
  11. Keris Jangkung 11
  12. Keris Jangkung 12
  13. Keris Jangkung 13
  14. Keris Jangkung 14

Admin: Mewakili rekan-rekan pecinta ketoprak, saya mengucapkan terima ksih kepada Mas Iwan AK atas semua dedikasinya dalam nguri-uri Budaya Jawa, khususnya Ketoprak.  Ditunggu cerita-cerita yang lain.

 

 

Hapus Riwayat Obrolan
22:11Iwan

sugeng ndalu mas

22:11Mas

sugeng dalu, om. ngapunten akses saya agak lelet. jd mngkin repplynya agak terlambat

22:13Iwan

sama donk

22:15Iwan

gimana apa ada kekurangan/kesalahan dlm penguploadtan saya karena yg email panjenengan saya ga begitu jelas kok ada tulisa blanknya di alamatnya

22:16Mas

wo, itu berarti akibat akses yang lemot. Ketika saya kirim gagal, kiriman kedua tidak membaca apapun. Ngapunten. Yang pasti itu sudah betul. Cuma saya menerimanya baru yang file ke 2

22:21Iwan

berarti yg 1apa ga bisa diterima y,terus 3-6 apa harus lwt email juga mas ? bisa ga panjenengan buka lwt 4saherd yg punya saya

22:22Mas

bisa, selama anda memberikan email dan passwoerdnya :):) Percaya deh, saya gak akan menyalah gunakan jika diberi kepercayaaan.

22:27Iwan

boleh saya kasih email n passwordnya Alamat Emailnya “dani.kusuma74@gmail.com” Passwordnya “mr.black” saya tiap mlm kirim trs kok meskipun 1 file krn makan waktu 1 jam

22:29Iwan

tapi kalau saya buka n njenengan buka kalau double apa bisa mas ? tapi kalau saya pagi sampai sore Off kok g Online

22:30Mas

lha iya to mas…. sampai kapan kita bisa ngakses internet cepat, dengan harga murah. teman saya yang pernah kerja di korea, katanya disana upload mencapa 300kbps. Artinya keris jangkung cuma butuh waktu 30 detik. Nah?!

buka bareng? buka2an. kita coba aja…

Iwan tak lagi daring. Hal berikut tidak terkirim:

mpun, sya sudah berhasil buka. Sekarang tolong anda buat sinopsisnya biar saya bia posting di blog (kalau boleh, lho….

22:33Iwan

udah bisa kebaca alamat n passwordnya y mas,boleh ini saya jg lagi upload yg ke 7

22:34Mas

sampun, saya sudah mulai download file 1

22:39Iwan

Berarti dgn sampul yg sama dan isi yg saya buka disini ada 6 file y mas apa betul

22:40Mas

betul…….. saya jug sedang buka. tp mungkin jika bersamaan, saya gak bisa download. karena muncul pesan bahwa alamat tidak diketahui….

22:42Iwan

maksudte pripun mas alamat sing nggene kulo punopo pripun nopo wonten engkang kelentu mas

22:44Mas

Iwan tak lagi daring. Hal berikut tidak terkirim:

bukan begitu. dengan anda membuka akses di 4 shared, dianggap baru ada editing. sehingga komputer jaringan saya tidak mengenal alamat ip anda. Itu, mungkin lho………. soalnya kemaren yang jangkung 2 saya bisa download, kok.

22:47Iwan

menawi seri Saridin/Syeh Jangkung engkang kulo suwun kolo winginane punopo gadah mas panjenengan

22:48Mas

yang mana? syeh jangkung tani?

22:49Iwan

Saridin Lahir, Sultan agung Tani, kalian Tumekane lulang landoh

22:50Mas

saridin lahir dan lulang kebo landoh, belum ada. Tapi saya pastikan ada. sedangsultan agung tani, akan saya link untuk anda dari mas kenang agus. tunggu

22:52Iwan

Siap mas

22:53Mas

mangga http://nangagus.wordpress.com/2009/11/09/saridin-sultan-agung-tani/

22:54Iwan

niku wau terus pripun mas engkang Alamat tdk ditemukan

22:56Mas

ya kita tunggu saja komputer saya bisa mengidentifikasi alamat IP anda. Nanti kalau anda sudah log out, harusnya bisa. Oh, ya boleh saya posting di blog? kalau boleh saya minta pengantar / sinopsisnya. Udah ketemu Sultan agung tani?

23:00Iwan

Untuk ringkasan ceritanya belum selesai mas tinggal yg Raden Danang itu saya tulis di microsoft Word gmn mas

23:03Mas

Saat ini tidak dapat terhubung ke Obrolan Facebook.

Ya biasa, browse lalu cari lokasi penyimpanan file wordnya, terus upload. Dalam 4 detik selesai untuk file2 ofice. Oh ya, untuk memudahkan manajemen file, harusnya dibuat folder2 dalam 4shared anda.

23:03Iwan

kalau panjenengan kerso inggih kulo kirim tapi yg raden danang belum nek mboten ngrepotke panjenengan njenengan edit kemawon

23:03Mas

Ya biasa, browse lalu cari lokasi penyimpanan file wordnya, terus upload. Dalam 4 detik selesai untuk file2 ofice. Oh ya, untuk memudahkan manajemen file, harusnya dibuat folder2 dalam 4shared anda.

23:06Mas

Arahkan mouse ke kiri atas (yang dibawah Folder-folder), lalu klik kanan my 4shared, pilih buat folder baru (create new folder), beri nama KERIS JANGKUNG, lalu OK.

23:09Mas

centang kotak dibawah kolom pilih (option), semua file yang akan masuk folder Keris Jangkung, lalu pilih cut (potong). Buka folder KERIS JANGKUNG, lalu paste disitu…. Coba dulu, saja!!!

centang kotak dibawah kolom pilih (option), semua file yang akan masuk folder Keris Jangkung, lalu pilih cut (potong). Buka folder KERIS JANGKUNG, lalu paste disitu…. Coba dulu, saja!!!

23:09Iwan

ini posisi masih upload mas nopo saget masalnya kemaren saya coba terus uploadnya hilang n ngulangi lagi

23:10Mas

nggih, mboten saged. biar saja uploadnya selesai. Copy saja riwayat obrolan ini di word, barangkali nanti dibutuhkan :):) dan siapa tahu akses kita tiba2 putus….

23:11Iwan

masih 21 Menit

23:12Mas

sultan agung tani sudah ketemu?

23:15Iwan

sampun mas

matur suwuntambah koleksi maleh

23:15Mas

Oh ya, anda dimana?

23:16Iwan sedang offline.
23:16Iwan sedang online.
23:16Iwan

saya posisi sekarang di KUDUS rumahnya mas

23:17Mas

Memang berdomisili di kudus, apa mampir dolan. Saya ada banyak rekan di kudus…

23:19Iwan

leres, monggo kemawon menawi dumugi kds badhe mampir tapi panggenan kawulo awon mas

23:20Iwan

kalau mau lihat data saya di FB kan ada di Info

sekarang panjenengan wonten pundi

23:22Mas

Nggih, tolong jika keblusk di Jl. KH Syatori. Ada teman dsaya bernama Nur Zuhruf tapi tepatnya lupa (mungkin dia di Catatan Sipil Kabupaten Kudus). Sampaikan salam saya…..

23:23Iwan sedang offline.
23:24Iwan sedang online.
23:24Iwan

Jl. KH Syatori itu daerah mana mas

23:25Mas

Wah lupa saya. Ke Radio Kartini saja. Saya yakin banyak yang kenal karena dia termasuk cikal-bakal pendiri raio itu….

23:28Iwan

lha panjenengan sekarang domisilinya dimana mas

23:29Mas

saya di sragen. dia dulu satu sekolahan dengan saya ketika di semarang. Ada beberpa lagi, tapi saya sudah lupa namanya…. wong tuwwa itu gampang lali….

23:30Iwan

he…he..he emangnya sampun yusawo pinten

23:32Iwan

tinggal 2 menit mas uploadnya

23:32Mas

jangan tanya, saya sudah buanyaaaak banget. Kalau ketemu Nur Zuhruf, saya pastikan bahwa dia sangat mengenal saya sebagaimana dia mengenal telapk tangannnya:)

23:34Iwan sedang offline.
23:34Iwan sedang online.
23:38Iwan

sampun rampung uploadnya n sudah saya bikinkan filder juga

23:39Mas

Nah. Jos gandos kalau gitu. Kalau sudah lengkap biar saya download, kliatannya ada yang gak beres dengan setting proxy saya. akan saya betulken dulu

23:39Iwan

O nggih kulo supe wau mas kulo nggih kirim ringkasanne lewat pesen di FB

sumonggo

23:41Mas

nggih. jadi boleh di posting di blog?

23:41Iwan

monggo mas

kulo tinggal sendiko dawoh kemawon

23:42Mas

nggih kalau gitu, tapi sudah lengkap 7 file itu?

23:44Iwan

nggih dereng mas itu aja baru separo masi ada 7 file lagi

23:50Iwan

apa nunggu lengkap lengkapnya apa yg ada dulu mas

0

email

Antara Iwan Ak dan Anda
Pesan sebelumnya
Iwan Ak 13 Desember jam 12:36
sugeng siang mas pripun nopo sampun leres sing kulo kirim lwt Email wau ndalu
Mas Guntur 13 Desember jam 16:24
sudah dan saya reply di email. matur nuwun
Iwan Ak 13 Desember jam 21:26
sudah apanya mas, saya buka kok ga ada komentarnya apa sudah bisa seperti panjenengan harapkan ? sampai saat ini saya kirim 5 mauyg ke 6 ini kalau ada yg salah mohon diilingke nggih
Mas Guntur 13 Desember jam 22:29
Mangga, silahkan dilengkapi. saya sudah balas email panjenengan http://mail.google.com/mail/?hl=id&shva=1#sent/1257d50d45083a42
Iwan Ak 14 Desember jam 23:28
RINGKASAN CERITA
Di daerah pati ada sebuah nama yg cukup terkenal Ondo Rante namanya dia merasa terganggu dg adanya org yg bersiar agama dan akhirnya membuat keonaran di daerah tsb akan tetapi Adipati Pati Mangun Oneng mendengar warta itu dan di utuslah Ulama yg bernama kyai Makdum Alatas tapi msh blm bisa dikalahkan malahan kyai Makdum Alatas sampai wafat, dan Syeh Jangkung merasa batinnya ga eanak berangkatlah ke Mataram menemui Sultan Mataram mendengar cerita tsb syeh jangkung tergugah dan diutuslah beliau oleh Sultan Mataram tapi dgn syarat harus dgn wanita cantik untuk memikat Putri dari Sumbo Pradan yg bernama Guranti dan berangkatlah untuk menemui Ondo Rante sambil menawarkan Tuak setelah diminumnya Tuak tsb menjadi tak sadarkan diri dan ketahuan kelemahannya yg akhirnya Ondo Rate dibawa kekadipaten dan diikat diatas ondo/tangga dgn rantai emas yg ditarik dgan Gajah dan akhirnya terbelahlah tubuh Ondo Rante menjadi 2 dan tdk boleh disatukan pemakamannya yg akhirnya dimakamkan bersebarangan dgn kali/sungai di Kali ngranten Desa Prenggan .
Dilain cerita setelang sepulangnya dari kadipaten syeh jangkung pulang untuk menemui putranya Momok akan tetapi tdk ketemu ternya Momok pergi dari rumah untuk mencari pekerjaan di desa Pesanggrahan dirumah Bopo Dupo Somo menjadi tukang angon kebo dan anak Ki Dupo Somo Sutarsih suka dg Momok dan terjadi pertikaian dgn Lodang murid Ki Dupo Somo karena dia jd seneng dgn Sutarsih akan tetapi yg jd korban Kebonya yg diangon Momok karena Momok bersalah Dia dihajar Ki Dupo Somo dan disitulah bertemu jg dgn Syeh Jangkung dan adu kesaktian antara Ki Dupo Somo dgn Syeh Jangkung dan mengaku kalah Ki Dupo Somo dan mengajak berbesan dari situ Momok diajak pulang keKayen dgn membawa kerbau yg diberi oleh Ki Dupo Somo. Hari berikutnya kerbau Wungkul digembala Momok sampai ke desa Trangkil dan memakan padi org dan tejadi pertikaian dgn yg pny sawah Ki Ketip Trangkil (Utra Sunan Kudus) dgn kesaktiannya kerbau yg tadinya hidup menjadi mati dan dihidupkan lagi oleh Syeh Jangkung dan terjadi perkelahian antara Ki Ketip Trangkil dgn Syeh Jangkung bahwasannya dgn mudah mendapat gelar Syeh padahal Ki Ketip Trangkil sdh bertahun2 mengajar agama Islam belum bias mendapat gelar tsb sampai Syeh Jangkung mau dikubur didlm sumur yg sekarang menjadi Desa Sumur Bandung yg akhirnya Ki Ketip Trangkil dibuang kekudus dgn iketnya Syeh Jangkung sekali kibas .

Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerom

Masih tentang Saridin (Syeh Jangkung) dalam perjalanan spririualnya.  Kali ini perjalanan Saridin memasuki wilayah Turki (Ngerum) yang kala itu tengah dirundung masalah.  Sultan Abukorim, Raja Turki yang berkuasa kala itu, belum didampingi permaisuri dirasakan oleh para sentana dan punggawa kasultanan sebagai hal yang sangat mengganggu dan berdampak pada kewibawaan Sultan.  Oleh karena itu, atas Bujukan Patih Johanpre Sultan Abukorim diminta untuk mencari puteri sebagai permaisuri Kasultanan Ngerum.  Patih Johanpre memperlihatkan gambar perempuan cantik dari seluruh penjuru dunia untuk dipilih oleh sultan.  Sudah banyak gambar yang diperlihatkan oleh Patih Johanpree mulai dari Puteri Jepang, Cina, India dan lain lain tetapi belum memenuhi harapan Sultan Abukorim, kecuali gambar seorang puteri yang berasal dari Tanah Jawa, puteri Sultan Agung Hanyakrakusuma, yang sangat menarik Hati Sultan Abukorim.

Patih Johanpre menolak ketika diperintah untuk melamar Putri Sultan Agung hanyakrakusuma tersebut.  Bahkan sudah berani memastikan bahwa Sultan Agung Hanyakrakusuma tidak akan menyerahkan puterinya jika dilamar oleh orang asing.  Lebih buruk lagi, Patih Johanpre menyarankan untuk menculik Putri Tamnah jawa tersebut.  Sekali lagi, dengan berbagai alasan Patih Johanpre juga menolak ketika diperintah untuk menculik Putri Sultan Agung Hanyakrakusuma.  Akhirnya, Sultan Abukorim sendiri yang harus melaksanakan rencana penculikan putri idamannnya itu.

Sementara itu, perjalanan laut Saridin dengan naik buah kelapa sampai di Pesisir Selatan tanah jawa dibawah wilayah kekuasaan Mataram.  Ketika tiba-tiba buah kelapa itu terdampar dipantai, naluri Saridin membisikkan akan adanya sebuah peritiwa besar di wilayah Mataram.

Sangat jelas, bahwa peristiwa ini terkait dengan penculikan puteri Sultan Agung Hanyakrakusuma oleh Sultan Ngerum, Abukorim.  Tapi bagaimana kejadiannnya?  Bagaimana Saridin bisa masuk ke wilayah Mataram?  Apakah Syeh Malaya (Sunan Kalijaga) masih berperan? Bagaimana hubungannya dengan judul lakon Bedhahing Ngerum? Berhasilkan Sultan Abukorim menculik Puteri Mataram?  Kenapa Patih Johanpre menolak menjalankan perintah Sultan Abukorim? dan masih banyak pertanyaan lain yang hanya bisa terjawab apabila anda mendengarkan secara runtut cerita ini.

Nah, meski saya sudah mendengarkan secara lengkap cerita ini, saya tak hendak menceritakan lagi kepada anda karena jika anda sudah mengetahui ceritanya, pasti anda tak akan mendownload file MP3 yang saya sediakan dan tujuan saya untuk berbagai seni ketoprak kepada anda, tidak tercapai :)

Para pendukung cerita yang tergabung dalam Paguyuban Ketoprak Sri Kencana, Pati masih seperti episode terdahulu:

  • Sultan Abokorim: Asmo Rahajo
  • Patih Johanpre: Suparjo
  • Ibu ratu Sepuh: Sutinah
  • Syeh Jangkung: Tumijan
  • Retno Jinoli: Juriah
  • Sultan Agung Hanyakrakusuma: Martono
  • Patih Nerangkusuma: Sariyanto
  • Warannggana: Purwanti, Ribut
  • Pimpinan Karawitan: Atmosami
  • Dagelan: Kecik / Markum
  • Sutradara: Asmo Raharjo
  • Pimpinan: D. Sugianto

Silahkan nikmati Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum berikut ini

  1. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum1_1
  2. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum1_2
  3. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum1_3
  4. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum2_1
  5. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum2_2
  6. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum2_3
  7. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum3_1
  8. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum3_2
  9. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum3_3
  10. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum4_1
  11. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum4_2
  12. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum4_3
  13. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum5_1
  14. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum5_2
  15. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum5_3
  16. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum6_1
  17. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum6_2
  18. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum6_3
  19. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum7_1
  20. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum7_2
  21. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum7_3
  22. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum8_1
  23. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum8_2
  24. Seri Syeh Jangkung, Bedhahing Ngerum8_3(tamat)

Serial Syeh Jangkung, Ontran-ontran Cirebon

Yang sampai saat ini, menjadi pertanyaan saya adalah Nama Syeh Jangkung.  Kenapa Jangkung?  Dalam pemahaman secara terminologis, Jangkung memiliki makna tinggi (dalam konotasi fisik / tubuh manusia).  Saya befikir, bahwa Saridin disebut Syeh Jangkung mungkin disebabkan karena Saridin memiliki fisik / tubuh dengan ukuran cukup tinggi dibanding rata-rata orang jawa waktu itu.  Jelasnya, Saridin memiliki tubuh yang jangkung.

Ketika banyak mendengarkan cerita ketoprak dan membaca sedikiit referensi, tak satupun alasan yang memperkuat dugaan saya tentang Saridin secara fisik.  Dalam berbagai dialog dan tulisan-tulisan tentang Saridin, tak pernah ada pepenggambaran secara fisik yang mendeskripsikan bahwa Saridin bertubuh jangkung.  Tapi, kenapa Syeh “Jangkung”?

Akhirnya saya menoleh ke kamus besar Bahasa Jawa.  Disana disebutkan bahwa Jangkung dapat berarti, mendorong, menyetujui, memberikan restu.  Dari sini, logika bodoh saya berfikir bahwa Gelar Syeh Jangkung yang diberikan kepada Saridin, bukan karena fisik Saridin yang tinggi (jangkung) tetapi karena Saridin selalu mendorong dan memberikan restu serta “njangkung” setiap perbuatan baik, dan kenyataannya dengan “jinangkung” oleh restu Saridin, setiap permasalahan dapat diselesaikan.  Wallahualam, yang pasti saat ini saya berkesempatan mengunggah Ceita Ketoprak Syeh Jangkung dalam Episode Ontran-ontran Cirebon, seri ke tiga dari 5 sekuel Syeh Jangkung.

Setelah berhasil membantu menyelesaikan “ontan-ontran” di Kasultanan Palembang, Saridin yang sekarang sudah memakai sebutan Syeh Jangkung, melanjutkan pengembaraannya di pesisir Laut Jawa, harus terlibat dengan konflik di Kasultanan Cirebon, yang saat itu sedang dalam masalah serius.

Puteri Sultan Cirebon yaitu Cut Syamsiatun sedang menderita sakit ingatan, karena kekasihnya, putra Sultan Banten yaitu Pengeran Elang Muhammad meninggal secara misterius.  Para elit Kasultanan saling curiga dan saling menduga siapa pembunuh Elang Muhammad.

Atas petunjuk Sunan Kalijaga,  Patih Secanegara mencari Syeh Jangkung yang tengah melakukan pengembaraan di Laut Jawa.  Patih Secanegara berhasil bertemu dengan Syeh Jangkung dan meminta untuk membuka tabir yang menyelimuti Kasultanan Cirebon.

Bagaimana cara Syeh Jangkung menyelesaikan Ontran-ontran di Cirebon, dapat anda nikmati dalam Lakon Ketoprak Pati yang saya convert dari pita kaset  produksi Dahlia Record  tahun 1990 yang diperankan dengan manis oleh Ketoprak Pati, dengan dukungan pemain

  1. Syeh Jangkung : Tumijan
  2. Sultan Batangaji : Sariyanto
  3. Permaisuri : Endang Raharjo
  4. Patih Secanegara : Slamet
  5. Samsiatun : Juriah
  6. P. Elang Mahmud : Martono
  7. Elang Muhammad : Gianto
  8. Sultan Samsul Awalludin : Suparjo
  9. Pimpinan Kerawitan : Atmosami
  10. Dahyang Lolope : Suparyo
  11. Dagelan : Kecik, Markum
  12. Waranggana : Nyi Purwanti, Nyi Ribut
  13. Sutradara : Asmo Raharjo
  14. Pimpinan: D. Sugianto.

Lakon / Cerita Ketoprak Syeh Jangkung, Ontran-ontran Cirebon terdiri dari 4 file, dalam format MP3, 128 kbps / 44100 khz, sebesar 40 Mb dapat anda download disini

  1. Syeh Jangkung, Ontran-ontran Cirebon 01
  2. Syeh Jangkung, Ontran-ontran Cirebon 02
  3. Syeh Jangkung, Ontran-ontran Cirebon 03
  4. Syeh Jangkung, Ontran-ontran Cirebon 04 (tamat)

Selamat Menikmati.

Serial Syeh Jangkung , Geger Palembang 

Masih ingat pastingan saya tentang Syeh Jangkung alias Saridin dalam bentuk file mp3 Ketoprak dengan Cerita Syeh Jangkung Andum Waris?

Dari hasil Perburuan kami, sequel Syeh jangkung ini terdiri dari 5 epsode.  Dimulai dari Syeh Jangkung Andum Waris sampai dengan Lulang Kebo Landhoh.  Saya berusaha untuk bisa melengkapi cerita ini secara bertahap, mengingat di pasar gelap tidak saya temukan kaset ini. Maka “terpaksa” saya harus membeli kaset magnetic dipasar legal, branded dan ori (bahasane bakul computer).  Oleh karenanya saya merasa perlu meminta maaf apabila postingan sequel Syeh Jangkung alias Saridin hanya pada tanggal muda, he…he…he….

Pada akhir episode Andum Waris, Saridin harus menerima hukuman untuk di larung ke lautan dengan menaiki buah kelapa.  Dalam perjalanannya, Saridin terdampar di Tanah Palembang yang ketika itu tengah dilanda konflik dikalangan elit Kasultanan Palembang.

Sultan Iskandar di Palembang sudah uzur dan sudah pada waktunya menyerahkan tampuk pemerintahan kepada Putra Mahkota yaitu Pengeran Alamsyah.  Permasalahannya adalah karena Pangeran Alamsyah masih terlalu muda untuk memimpin Negara, terlebih saat ini Pangeran Alamsyah sedang menuntut ilmu.

Keadaan ini dimanfaatkan oleh adik Sultan Iskandar yaitu Pengeran Sanggar Singgih yang ternyata punya affair dengan permaisuri Sultan Iskandar.  Tidak berhenti sampai disitu, Permaisuri dan Pangeran Sanggar Singgih berkomplot untuk menghabisi Sultan.  Dalam sebuah kesempatan, Sultan meninggal dunia secara mendadak. Pada saat itulah Sanggar Singgih masuk menggantikan Sultan Iskandar, kendati cuma bersifat sementara.

Pertanyaannya adalah dimanakah peran Saridin (Syeh Jangkung) dalam masalah ini?  Untuk mengetahuinya, kami persilahkan untuk mengikuti jalan cerita Syeh Jangkung Bagian II (Geger Palembang) yang dibawakan dengan memikat oleh Ketoprak Pati berikut ini dengan dukungan pemain:

  • Sunan Kalijaga                   :     D. Sugianto
  • Syeh Jangkung                  :     Tumijan
  • Sultan Iskandar                 :     Suparjo
  • Prameswari                        :     Endang R
  • Patih Sutan Sahari            :     Sariyanto
  • P.  Sanggar Singgih           :     Martono
  • Garwa                                   :     Sutinah
  • P. Alamsyah                       :     Asmo Raharjo
  • Rohayati                              :     Juriah
  • Waranggana                       :     Purwanti, Ribut
  • Pimpinan Karawitan        :     Atmosami
  • Dagelan                                :     Kecik, Markum
  • Sutradara                            :     Asmo Raharjo
  • Pimpinan                             :     D. Sugianto.

File Ketoprak Pati dalam Cerita Syeh Jangkung Bagian II (Geger Palembang) dalam format MP3 kami persiapkan untuk anda nikmati  disini……..

  1. Syeh Jangkung, Geger Palembang 1
  2. Syeh Jangkung, Geger Palembang 2
  3. Syeh Jangkung, Geger Palembang 3
  4. Syeh Jangkung, Geger Palembang 4
  5. Syeh Jangkung, Geger Palembang 5

Cerita sebelumnya : Syeh Jangkung, Andum Waris)

(Terima kasih anda telah mampir di blog ini. Jika sudah berhasil download file kami, mohon tinggalkan komentar untuk perbaikan selanjutnya)