Category Archives: Baratayudha Jayabinangun

Ki. H. Manteb Sudharsono, Baratayudha Jayabinangun

Sekali lagi, Mas Bambang Supriyadi menyempatkan upload file untuk kita semua.  Kali ini kembali bersama dalang setan Ki H Manteb Sudarsono dalam Lakon Baratayuda.  Sebuah lakon yang tidak sembarang dalang berani menggelar.  Terlebih untuk pagelaran live.  Dengan kata lain jika bukan dalang “linuwih” shokhibul khajad tidak akan berani naggap lakon Baratayuda.  Terlepas dari pepali dan wewaler yang kini masih kental di masyarakat jawa, Lakon baratayuda ini layak anda simak dan nikmati sebagai sarana referensi cerita perang baratayudha yang dikemas dalam 1 lakon, padat dan menggigit tanpa kehilangan substansi pewayangannya.

BARATAYUDHA

Oleh : Bambang Supriyadi

Dikisahkan perang baratayudha sudah berlangsung 15 hari, dipihak Kurawa banyak yang gugur. Prabu Duryudana jengkel terhadap Raden Kartomarmo karena Kurawa sudah hampir habis gugur di medan perang sedangkan Raden Kartomarmo masih segar-bugar, maka diusirlah dia…

Patih Sengkuni maju sebagai Senapati dibantu oleh adiknya yaitu Raden Sorobasonto dan Raden Gajagso.

Patih sengkuni yang selama ini kita kenal sebagai tokoh yang licik lagi pengecut ternyata adalah seorang patih yang sangat kebal terhadap segala senjata, kuku pancanaka dan gada Rujakpolo-nya Werkudara-pun tidak mempan.

Prabu Baladewa yang sudah sekitar tujuh bulan “Matirta” di bengawan Bagiratri ingin dilibatkan dan menyaksikan Perang Baratayudha khususnya perangnya Werkudara dengan Duryudana yang keduanya adalah sama-sama muridnya dalam hal “perang gada”. Namun demikian ternyata Duryudana walaupun tubuhnya sudah rusak dihajar oleh Werkudara tidak bisa binasa, bisa mati kalau bersama Katresnannya.

Diceritakan pula ada seorang Kurawa yang bernama Joyosusena, dia adalah pengagum Werkudara rela mati kalau yang membunuh Werkudara….

Lakon Baratayudha adalah lakon wingit (pinjam istilahnya mbak Galuh), tidak semua dalang berani menggelar lakon ini terutama yang punya hajat tentu tidak akan meninta lakon ini ada yang bilang karena takut kena “walat” (kembali ke Gugon Tuhon). Tapi kali ini Pak Manteb menggelar lakon Baratayudha disaat “ditanggap”. Entah karena saya terlanjur mengagumi pagelarannya pak Manteb… saya mendengarkan iringan karawitan Bima terutama kendangannya Pak Sunarto terasa “marem” hemm…. Dimeriahkan pula oleh Lawak Kirun Cs. Selamat menikmati…..

  1. Ki H Manteb Sudarsono, Baratayuda_1a
  2. Ki H Manteb Sudarsono, Baratayuda_1b
  3. Ki H Manteb Sudarsono, Baratayuda_2a
  4. Ki H Manteb Sudarsono, Baratayuda_2b
  5. Ki H Manteb Sudarsono, Baratayuda_3a
  6. Ki H Manteb Sudarsono, Baratayuda_3b
  7. Ki H Manteb Sudarsono, Baratayuda_4a
  8. Ki H Manteb Sudarsono, Baratayuda_4b
  9. Ki H Manteb Sudarsono, Baratayuda_5a
  10. Ki H Manteb Sudarsono, Baratayuda_5b

Admin: mewakili rekan rekan sutresna budaya wayang kulit, saya menyampaikan usapan terima kasih dan penghargaan uyang setinggi-tingginya kepada Mas Bambang Supriyadi yang telah berkenan melengkapi koleksi Wayang Kulit Ki Manteb Sudarsono.  Ditunggu untuk lakon-lakon selanjutnya…………