Sanesipun

Berawal dari keinginan saya untuk kembali menikmati seni tradisional Ketoprak, saya browsing internet barangkali ada blog atau konten apapun yang bisa memenuhi harapan saya. Semua keywords saya coba, tapi tak juga mendapatkan hasil. Pernah suatu ketika saya masukkan keywords “ketoprak” namun yang muncul justru Resep Ketoprak, Sambal Ketoprak, Warung Ketoprak dan sebagainya. Kemudian saya coba lagi dengan keyword yang lain mulai dari Mataram, Ketoprak Mataram, Sapta Mandala, dan sebagainya, hasilnya sama. Kalau toh ada hanya artikel-artikel mengenai Teater Tradisional Ketoprak, yang ternyata belum cukup membuat saya kembali ke masa kejayaan Widayat, Marsidah dan sebagainya. Bahkan ketika saya coba untuk add di beberapa blog yang mengkhususkan diri pada kesenian jawa, tak juga membuahkan hasil.

Pernah suatu ketika saya kesasar menemukan Ketoprak Humor dan yang sejenisnya. Saya sempat ayem barangkali temuan saya ini bisa memberikan sedikit jampi kangen. Sayang, kenyataannya kethoprak yang saya temukan itu belum cukup mewakili keinginan saya untuk mendengarkan kembali pagelaran kethoprak, lebih buruk lagi, saya tidak pernah mearasakan Ketoprak Humor sebagai The Real Ketoprak.

Akhirnya, saya putuskan untuk beburu kaset magnetik ke toko-toko kaset yang ada di Solo sekedar untuk mengobati kerinduan saya pada suasana waktu itu, dimana ketika itu, saat pulang sekolah menjelang jam 11.30 WIB Radio Republik Indonesia menyiarkan ketoprak mataram. Entah kenapa suasana itu kembali bangkit dalam ingatan saya dan terasa nikmat sekali. Ada dua toko kaset yang masih menyediakan kaset ketoprak, tapi harganya terlalu mahal untuk kantong saya. Padahal niat saya cuma mau mengkonvertnya ke format digital untuk saya simpan di hard disc dan bisa saya dengarkan kapan-kapan tanpa harus khawatir nglokor, pitanya putus, headnya rusak, motornya lembek dan sebagainya. Jadi Harga Rp.15000, – buat saya tidak cucuk babar blas.

Dari Toko Kaset dibilangan Pasar Pon saya teruskan perjalanan kebarat, belok kekiri dekat Tiga Serangkai, masuk Jalan Slamet Riyadi, ngetan bablas, belok kakan menuju ke jurusan Sukoharjo. Yang ada di angan-angan saya adalah Pasar klitikan di Wilayah Semanggi, tepatnya, Pasar Noto Harjo. Menaiki lantai 2 saya sudah berhadapan dengan barang-barang bekas yang lumayan komplit. Lalu di pojok selatan mataku berkenti di tumpukan kaset bekas……….. Lhadalah!!! Setelah membeli air mineral, rokok dan makaknan kecil, saya masuki toko itu. Saya sangat sadar bahwa saya akan lama ditempat itu.

Setelah ngolak-alik ratusan akset yang ada disana saya temukan beberapa judul yang seetelah dicoba masih bisa mengeluarkan suara. Dua ribu rupiah sebuah sebuah dengan komitmen, si penjual akan membelinya kembali seharga 1250 rupiah jika saya kembalikan sebelum satu minggu adalah harga yang tak terlalu mahal maka saya ambil 10 buah untuk 5 judul yang saya inginkan. Setelah berpesan kepada Mas Joko (nama si Penjual kaset itu) untuk mengumpulkan semua kaset kethoprak mataram dan yang sejenisnya, saya bayar kepadanya sekaligus sajen 1 bungkus Djie Sam Soe (biar dia sungguh-sungguh nyari dan ngumpulin kaset, bukan basa-basi doang), saya janjikan seminggu lagi saya akan kembali.

Ora sranta, sampai dirumah saya coba dengarkan sekaligus saya pasang output jack yang saya sambungkan ke komputer, lalu saya aktifkan Software Gratisan Audacity…………. dan klik!!!, kaset berputar, ketoprak dimulai dan di panel audio sudah ada kelip-kelip sebagai pertanda rekaman aktif. Saya siapkan kopi, udud, intip goreng……… Selesai??? Belum!! Tiap kaset ada saja masalah yang dihadapi. Mulai dari nglokor, mbundhet di roll karet, kecepit ganjel, dan sebagainya. Wahh……… Dari 10 kaset yang ada hanya 2 yang berjalan mulus. Selebihnya selalu ada masalah dan harus memulai dari awal proses perekamannnya. Namun, saya tetap bisa menikmati kaset itu setelah selesai dikonvert 4 hari kemudian.

Alhasil, seminggu yang saya janjikan tak cukup buat saya. Ketika saya kembalikan, Cuma dihargai Rp.1000 per kasetnya. Sebenarnya, saya bermaksud untuk menjadikan ini sebagai koleksi pribadi saya, tapi setelah saya fikir-fikir tidakkah lebih baik jika saya upload ke blog kemudian kami persilahkan kepada siapapun untuk ngundhuh dan menikmatinya sehingga saya merasa perjuangan saya tidak sia-sia. Paling tidak, saya bisa kayenak tyasing sasama. Kembali ke mas Joko yang ternyata telah berhasil mengumpulkan banyak judul setelah 10 hari kemudian saya kembali ke pasar loak itu. Tetapi biar tidak kemrungsung dan bisa jadi kegiatan mingguan saya, maka kepadanya saya pastikan untuk mengambil 1 judul tiap minggunya sambil saya kunjungi toko lain barangkali ada judul-lain yang bisa dijadikan pelengkap. Perjuangan belum berakhir……….

Selamat bernostalgia

BERIKUT INI BEBERAPA LAKON KETOPRAK DALAM FORMAT MP3 YANG BISA ANDA NIKMATI SEMBARI BERNOSTALGIA

  1. Seri Sudira (Manggalayuda Sudira)
  2. Seri SYEH JANGKUNG (Saridin)
  3. Seri Mahesa Jenar
  4. SERI MAJAPAHIT,
  5. Lahir Sajroning Kubur
  6. Siluman Lintah Putih
  7. Angling Darma (Setyawati)
  8. Joko Puring
  9. Cendana Cendhani
  10. Bontotan Setan Putih
  11. Ki Ageng Mangir
  12. Hamengkubuwana I
  13. PANGERAN SAMBERNYAWA
  14. RARA JONGGRANG
  15. KEONG EMAS
  16. KAMANDAKA LUTUNG KASARUNG
  17. RENGGANIS
  18. Ratu Kidul
  19. Raminten Edan
  20. Sri Tanjung
  21. Panji Semirang
  22. Harya Penangsang Gugur
  23. Rara Jonggrang
  24. Lontang Semarang Gugat (Koleksi Sutamto Totok)
  25. Maling kapa Maling Ketiri (Koleksi Sutamto Totok)
  26. Babad Pati, Sumali Mbalela (Koleksi Sutamto Totok)
  27. Yuyu Rumpung Krodha (Koleksi Sutamto Totok)
  28. Jaka Tingkir Ngratu (Koleksi Sutamto, Totok)
  29. Randha Calon Arag (Koleksi Sutamto Totok)
  30. Angling Darma Ngratu (Koleksi Sutamto Totok)
  31. Sunan Kalijaga Sungkem (Koleksi Sutamto Totok)
  32. Adeging Menara Kudus (Koleksi Sutamto, Totok)
  33. Lontang Semarang Gugat (Koleksi Sutamto, Totok)
  34. Babad Kajen, Pati (Koleksi Sutamto Totok)
  35. Syeh Siti Jenar Mbalela (Sumbangan Mas Sutamto Totok)
  1. WAHHH MATURSUWUN SANGET MAS.. KULO SAGED MIDANGETAKEN KETOPRAK NALIKO TAKSIH ALIT..
    NUWUN…

  2. saya sangat senang mendapat informasi lakon ketoprak yang bapak tuliskan di atas kalau bisa saya ingin melihat seperti apasih tampilan dalam lakon yang ungkap dalam MP3 yang Bapak ungkapkan itu sehingga saya dapat memahami isi cerita dan mungkin dapat mengambil manfaat dari cerita itu.

  3. Lho… bukankan disini sudah disiapkan link untuk mengunduh file2 kethoprak??? Mangga silahkan mengunduh….

  4. matur nuwun mas

  5. Matur nuwun ,ketoprak kesayangan saya.sapta mandala

  6. inggih mas, mangga silahkan dinikmati

  7. Jamansemana cen marai kesengsem hehehehe

  8. Terima kasih buat jaman semana, mohon ijin untuk donlot ketopraknya, untuk konsumsi non komersial tentunya, mohon maaf tidak bisa berbahasa jawa dengan baik…. salute buat panjenengan

  9. Mas kalau bisa koleksi ketopraknya jangan yang ketoprak suasana dan bahasanya tidak sopan atau Saru, karena di samping tidak etis, terkesan bahwa orang jawa tidak pnya tata krama…..

  10. Masih banyak ketoprak yang bahasanya asli, seperti ketoprak Mandala dan Sri Kencono yg pertama, untuk ketoprak yang jaman sekarang biasanya agak jauh dari cerita…

  11. dari sedikit kita coba menggali yang masih tersisa, mas…. Semoga

  12. Saya akan usahakan, mas… cuma kethoprak yang bahasanya saru itu kethoprak mana?? Ketoprak humor??? Itu sih bukan kethoprak…

  13. Kami persilahkan, mas Buono. Jika masih belum lengkap dan kurang baik kualitas audionya, mohon maaf

  14. BAMBANG DAROJAT

    Untuk Jaman semana jan josss tenan, saya sangat menikmati bernostalgia dengan ketopak mataram sapta mandala……….. terkenang dengan Marsidah dan Widayat……… matur nuwun mas. Ananging wonten ingkang mboten saged di downlod antawisipun : Pangeran Sambernyawa, Raminten Edan. Amargi halaminupun boten saged di buka, nuwun………

  15. mathur nembah nuwun…..sae sanget

Dhawuh Panjenengan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: