Arsip Blog

MP3 Lawak Jadul, Warkop DKI

Masih dari sahabat saya Mas Suhandoko, Denpasar. Ketika mengirmkan CD Lakon Wayang Banjaran Arjuna II (Ki Narto Sabdho), beliau menyertakan file Ludruk Kartolo dan Lawak Warkop DKI.  Untuk Ludruk Kartolo, kendati belum semuanya ada di Blog ini, akan tetapi sebagian besar sudah saya tambahkan paringan Mas Suhandoko tadi di postingan saya.  Selain itu, dalam banyak tempat anda bisa menemukan Luruk Kartolo ketika anda googling.

Saya merasa, bahwa Lawak Warkop yang disertakan Mas Suhandoko tadi terasa sangat istimewa ditengah lawak masa kini yang kering ide (kecuali Eko Patrio yang nampak sangat lucu di Senayan :) ) oleh karena itu, postingan kali ini saya dedikasikan kepada Mas Suhandoko, Denpasar. yang diantara kesibukannnya masih menyempatkan diri mengirimkan file itu kepada saya, bahkan ketika menengok ayahandanya di Sragen, beliau sempatkan untuk bertandang di gubug reyot saya. (terima kasih untuk semuanya)

Dari aspek cerita, lawak DKI kali ini tidak menunjukkan plot yang jelas bahkan boleh dikatakan tidak ada alur sama sekali.  Tatapi dari aspek ide, Warkop memberikan banyak sekali inspirasi yang (ketika itu) original, kendati humornya masih monoton pada perbedaan etnis / suku, pelesatan lagu dan eksploitasi fisik seseorang (bibir dono yang mBemo masih menjadi bahan tertawaan).

Tapi itu tak mengapa, karena hingga saat ini masih digemari.  Lihatlah, Bukan Empat Mata.  Betapa lawakan Tukul (yang konon tergolong papan atas), tak henti-hentinya mentertawakan bibir dan ketampanan wajahnya (seperti “cover boy, katanya” sebagai bahan lawakan.  Herannya, penonton masih saja tertawa sekalipun hanya itu-itu saja yang dikemas oleh Mas Tukul Arwana.

Yang menjadi aspek andalan dari postingan saya kali ini adalah nilai Jadul dan Nostalgianya.  Maka, jadilah saya mengemas Warkop DKI dalam bingkai Lawak Nostalgia.  Sekali lagi, tanpa bermaksud membandingkan Warkop DKI dengan lawak masa kini saya berharap semoga postingan saya bisa membawa anda kemasa lalu.  Ingat, lawakan Warkop ketika itu memiliki segmen yang cukup hebat, mahasiswa!

  1. Warkop DKI 1
  2. Warkop DKI 2
  3. Warkop DKI 3

 

Admin:

Untuk Mas Suhandoko, Denpasar. saya ucapkan terima kasih atas semua dedikasinya.  Kami semua menunggu judul-judul lain dari anda…………… Salam.