Arsip Blog

Javanova, Alternatif Untuk Bossanova Cengkok Jawa

Setengah tahun lalu, saat tengah membeli buku di Gramedia, Surakarta saya mendengar lagu yang ditelinga saya cukup merdu dengan irama bossanova. Tapi begitu saya cermati suara sayup-sayup dari speaker toko itu, saya sempat tersenyum. “…….. walang kekek, walange kadung, walang kadung kadung tiba neng lemah………..”

Masya Allah. Setelah setengah jam irama itu saya dengarkan, baru saya sadari bahwa lagu dengan irama bossanova itu melantunkan lagu-lagu jawa yang selama ini saya kenal sebagi Lagu Campursari, Keroncong dan (bahkan) dangdut. Bukan main! Saya memuji keberanian komposernya yang memberikan alternatif bagi para penikmat Jazz dan Bossanova dengan sebuah resiko bahwa kaset itu tak kan laris dipasaran.

Ketika di kasir dan lagu lagu itu masih mengalun, saya tanyakan dimana letak operator lagu / musik yang memutar lagu ini. Kasir menunjuk sebuah tempat di lantai 1 dekat penitipan barang. Maka ketika mengambil jaket, sekaligus saya minta ijin untuk bertemu dengan operator lagu yang (menurut saya) dengan sangat mengesankan memilih lagu untuk menghidupkan suasana. Operator menerima saya di depan pintu dan menunjukkan pada saya sampul CD dengan judul Javanova.  Hanya itu, tak ada informasi lain.

Sayangnya, ketika saya mampir di counter CD pada toko yang sama, ternyata album Javanova seperti yang tengah terdengar tak tersedia. Baru beberapa hari kemudian, teman saya meminjamkan kepada saya 2 keping CD tanpa sampul. Segera saya gunakan aji pamungkas copy paste. Jadilah saya memiliki 20 judul yang saya putar disaat saya membutuhkan alternatif lagu, sampai sekarang.

Beberapa hari lalu, saya berniat mempersembahkan lagu-lagu itu kepada teman saya yang buaya Jazz asal Bondowoso, Wahyudiono, Wahyu sebagai bentuk permohonan maaf karena saya terpaksa ingkar janji kepadanya. Karena bandwith yang terbatas dan akses internet yang lelet, 30 lagu yang ada baru bisa saya upload 2 judul.

Nah, saat saya mau menmbahkan lagu dalam postingan saya, terlihat bahwa lagu itu telah didownload lebih dari 10 orang. Kesimpulannnya, banyak pula rekan yang tertarik untuk mendengarkan musik alternatif ini. Berangkat dari hal itu, maka pada postingan kali ini, saya sengaja upload semua judul Bossas Jawa yang saya miliki. Harapan saya bukan saja lagu ini bisa dinikmati oleh siapapun, tetapi sekaligus mencari tambahan judul-judul lain yang saya tidak miliki, barangkali ada pembaca yang memiliki dan berkenan berbagi dengan saya.

Sedikit informasi, Lagu ini dikemas dalam Album: James Chu: Javanova dengan dukungan musisi : James Chu (Hawaian Guitar), David Wahani Lumondo (keyboard/bass), Yadi Black (gitar elektrik dan akustik), Didi Permadi S (drum) dan Ujang (saksofon) dengan Penyanyi Wiwit Andraini dan Eka Trisnawati. Tak banyak informasi dan referensi yang saya dapatkan selain bahwa saat ini James Chu berdomisili di Hongkong tetapi masih memegang komitmen untuk terus menggarap Javanova dengan mengangkat lagu-lagu jawa, baik klasik maupun lagu modern.

Javanova, sebuah alternatif Jazz dan Bossanova dengan nafas jawa yang layak dinikmati.!!!

Link Download Bossas Jawa