Arsip Blog

Ki H Anom Suroto, Baladewa Mbangun Pasar

  • Wayang Kulit MP3
  • Lakon            : Baladewa Mbangun Pasar
  • Dalang           : Ki H Anom Suroto
  • File                 : Mp3/4400/128Khz/13 file
  • Sumbangan : Mas Toni Raharjo

Ketika mengirimkan Lakon Anggada Mbalela, Mas Toni Raharjo menyertakan pula Lakon Baladewa Mbangun Pasar yang ketika itu baru 2 file dari 13 file yang seharusnya. Setelah beberapa lama tidak bertandang kle blog ini, rasa kangen saya padanya tiba-tiba menyeruak.  Lalu saya putuskan untuk add di Facebook.  Sayang tidak membuahkan hasil.  Barangkali karena kesibukannya, mas Toni tidak memiliki kesempatan untk membalas pesan saya.  Sebagai pengobat rindu, saya buka email dengan harapan beliau menulis disana.  Benar saja! Tak banyak yang ia tulis kecuali salam sehat sejahtera dan (ini dia) link ke  Lakon Baladewa Mbangun Pasar dengan dalang Ki H Anom Suroto.

Cerita ini direkam dari Pageran Langsung Persemian Pasar Delanggu, Kabupaten Klaten.  Sehingga akan sangat menarik apabila ada versi videonya.  Akan tetapi sejauh ini Mas Toni Raharjo belum memberikan konfirmasi atas pertanyaaan saya.  Tak apalah.  Saya maklum atas kesibukannnya di bidang IT dan sebagai bapak muda.

Kembali ke Cerita Baladewa Mbangun Pasar.  Sebagai raja yang memikirkan perkembangan ekonomi sebagai peletak dasar kesejahteraan rakyat, Prabu Baladewa merasa perlu untuk membangun pasar di ibukota Mandura.  Maka, dengan perencanaan yang matang dimulailah pembangunan Pasar di Mandura dengan Anoman sebagai “pimpinan proyeknya”.  Sayangnya, dalam upaya pembangunan ini, tiba-tiba saja Prabu Duryudana, Raja Astina mengambil alih secara sepihak dan menerjunkan pekerja-pekerja dari Astina.

Prabu Baladewa, merasa curiga terhadap tindakan Prabu Duryudana disamping khawatir terhadap perasaan Anoman yang telah lebih dahulu sanggup menjalankan perintah membangun pasar.  Akan tetapi sebagai raja yang bijaksana, Prabu Baladewa berusaha untuk menjaga perasan kedua belah fihak.  Lalu bagaimanakah kelanjutan pembangunan pasar di Ibukota Mandura?  Bagaimana sikap Anoman terhadap intervensi Duryudono?

Kami persilahkan anda untuk menikmati cerita carangan yang cukup menarik ini.

  1. Anom Suroto, Baladewa Mbangun Pasar 1
  2. Anom Suroto, Baladewa Mbangun Pasar 2
  3. Anom Suroto, Baladewa Mbangun Pasar 3
  4. Anom Suroto, Baladewa Mbangun Pasar 4
  5. Anom Suroto, Baladewa Mbangun Pasar 5
  6. Anom Suroto, Baladewa Mbangun Pasar 6
  7. Anom Suroto, Baladewa Mbangun Pasar 7
  8. Anom Suroto, Baladewa Mbangun Pasar 8
  9. Anom Suroto, Baladewa Mbangun Pasar 9
  10. Anom Suroto, Baladewa Mbangun Pasar 10
  11. Anom Suroto, Baladewa Mbangun Pasar 11
  12. Anom Suroto, Baladewa Mbangun Pasar 12
  13. Anom Suroto, Baladewa Mbangun Pasar 13

Catatan:

Untuk Mas Toni Raharjo

Mewakili rekan-rekan setresna budaya wayang kulit, saya mengucapkan terima kasih atas semua jerih payah dan dedikasinya dalam nguri-uri seni budaya jawa. Ditunggu untuk cerita-cerita selanjutnya.